Niat Sholat Tarawih Lengkap dengan Tata Caranya

Niat Sholat Tarawih Lengkap dengan Tata Caranya

Chilyah Auliya - detikJatim
Selasa, 17 Feb 2026 08:00 WIB
Jemaah Tarikat Syattariah di Nagan Raya, Aceh bakal berpuasa mulai Kamis (31/3) besok. Mereka akan melaksanakan salat tarawih malam nanti. (dok Istimewa)
Ilustrasi sholat Tarawih. Foto: dok Istimewa
Surabaya -

Memasuki bulan suci Ramadhan, sholat Tarawih menjadi ibadah malam yang paling dinanti umat Islam. Ibadah sunah muakkad ini dikerjakan setelah sholat Isya dan memiliki keutamaan besar bagi yang menunaikannya dengan iman dan keikhlasan.

Karena itu, memahami niat sholat Tarawih lengkap dengan tata caranya menjadi penting agar pelaksanaannya sah dan khusyuk. Berikut rangkuman bacaan niat serta tata cara sholat Tarawih yang bisa menjadi panduan selama Ramadhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Niat Sholat Tarawih

Berikut bacaan niat sholat Tarawih yang dapat disesuaikan dengan pelaksanaannya, baik sebagai makmum, imam, maupun ketika dikerjakan sendiri di rumah. Pastikan melafalkannya dengan mantap di dalam hati sebelum takbiratul ihram agar ibadah berjalan sesuai tuntunan.

1. Niat Sholat Tarawih untuk Imam

Arab Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an imāman lillāhi ta'ālā.

ADVERTISEMENT

Artinya: Aku niat salat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta'ala.

2. Niat Sholat Tarawih untuk Makmum

Arab Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an ma'mūman lillāhi ta'ālā.

Artinya: Aku niat salat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta'ala.

3. Niat Sholat Tarawih untuk Salat Sendiri (Munfarid)

Arab Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.

Artinya: Aku niat salat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta'ala.

Tata Cara Sholat Tarawih

Berikut tata cara sholat Tarawih yang perlu dipahami sebelum melaksanakannya. Meski sama seperti sholat pada umumnya, pelaksanaannya dilakukan dalam dua rakaat satu salam, dan dapat dikerjakan secara berjemaah maupun sendiri sesuai kemampuan.

  • Membaca niat sholat Tarawih.
  • Takbiratul ihram.
  • Membaca doa Iftitah.
  • Membaca surah Al-Fatihah.
  • Membaca surah pendek.
  • Rukuk dengan tumakninah.
  • Iktidal dengan tumakninah.
  • Sujud pertama.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Bangkit untuk rakaat kedua, seperti rakaat pertama.
  • Tasyahud akhir.
  • Salam pada rakaat kedua.
  • Zikir dan istigfar di antara jeda setelah salam.

Rangkaian dua rakaat tersebut diulang hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan. Terdapat perbedaan pendapat mengenai total rakaat Tarawih, sebagian umat melaksanakan 8 rakaat merujuk pada kebiasaan Muhammad.

Sementara sebagian lainnya menjalankan 20 rakaat sebagaimana dipraktikkan pada masa Umar bin Khattab. Setelah rangkaian Tarawih selesai, ibadah dilanjutkan dengan sholat Witir yang umumnya dikerjakan tiga rakaat, baik dengan 2 rakaat salam lalu 1 rakaat, maupun tiga rakaat sekaligus.

Sholat Tarawih dapat dilaksanakan setelah Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Bagi yang menunaikannya secara berjemaah, dianjurkan mengikuti imam hingga selesai karena terdapat keutamaan pahala seperti mendirikan sholat semalam penuh.



(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads