Niat Puasa Ramadhan Arab, Latin dan Artinya

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Senin, 16 Feb 2026 16:30 WIB
Ilustrasi membaca niat puasa Ramadhan. Foto: Freepik
Surabaya -

Puasa Ramadhan menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam di seluruh dunia. Ibadah tersebut dikerjakan selama satu bulan penuh di bulan suci. Sebelum melakukan puasa, umat Islam diwajibkan berniat terlebih dahulu.

Para ulama sepakat bahwa niat puasa Ramadhan menjadi salah satu bagian dari rukun puasa. Dengan kata lain, sebuah ibadah dianggap tidak sah dan berpahala apabila tidak disertai dengan niat.

Anjuran Membaca Niat Puasa Ramadhan

Dikutip NU Online, para ulama memberikan perhatian cukup besar mengenai pembacaan niat puasa Ramadhan. Bahkan, Imam Syafi'i, Ahmad Ibnu Mahdi, Ibnu al-Madini, Abu dawud, dan ad-Daru Quthni menjelaskan niat merupakan sepertiga ilmu.

Secara bahasa, niat berarti menyengaja. Sementara secara istilah menurut mazhab Syafi'i, niat berarti melakukan sesuai disertai dengan pelaksanaannya. Waktu niat puasa harus dilafalkan pada malam hari mulai ba'da Magrib hingga terbit fajar.

Apabila dilakukan di luar waktu tersebut, maka niatnya dianggap tidak sah dan otomatis puasanya juga tidak sah. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Imam ad-Daru Quthni (21/400) sebagai berikut.

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ }الدار قطني وصحيحه عن عائشة

Artinya: Barang siapa tidak berniat puasa sebelum fajar subuh, maka tidak ada puasa baginya.

Niat Puasa Ramadhan

Ada dua niat puasa yang dapat dibaca selama bulan Ramadhan. Terdapat niat untuk puasa Ramadhan yang dibaca harian, dan ada pula yang dilafalkan sekali untuk satu bulan penuh. Berikut bacaan niatnya masing-masing lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya di bawah ini.

Niat Harian

Dikutip dari buku "Meraih Surga dengan Puasa" oleh H Herdiansyah Achmad LC, berikut niat puasa Ramadhan yang dilafalkan setiap hari.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shouma ghodin an adaai fardhi syahri Romadhoona hadzihis-sanati lillahi ta aala.

Artinya: Saya berniat berpuasa pada hari esok untuk menunaikan fardu di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta ala.

Niat Sebulan Penuh

Mengutip laman Kementerian Agama (Kemenag), menurut Imam Maliki dan ulama Malikiyah, niat puasa Ramadhan tidak harus dikerjakan setiap malam selama bulan Ramadhan. Membaca niat puasa cukup dikerjakan di malam pertama saja dengan meniatkan berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.

Selain itu, membaca niat puasa Ramadhan selama satu bulan juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila muslim lupa membaca niatnya. Adapun bacaan niat untuk sebulan penuh menurut Imam Maliki sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السِّنَةِ تَقْلِيدًا لِلْإِمَامِ مَالِكِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma jami'i shahri Ramadhani hadzihis-sanati taqlīdan lil-Imāmi Mālik fardhan lillāhi ta'ālā.

Artinya: Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, wajib karena Allah.

Atau bisa juga dengan membaca niat dari Imam Syafi'i berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلِهِ هَذِهِ السِّنَةَ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma shahri Ramadhāna kullihi hadzihis-sanati fardhan lillāhi ta'ālā.

Artinya: Aku niat berpuasa selama sebulan penuh Ramadhan di tahun ini, wajib karena Allah.

Itulah niat yang bisa dibaca ketika menjalankan puasa selama bulan Ramadhan. Selamat berpuasa!



Simak Video "Video Jemaah Naqsabandiyah Mulai Puasa Hari Ini, Begini Penetapannya"

(hil/irb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork