Puluhan santri Ponpes Al Hijrah di Desa Karangasri, Ngawi yang diduga mengalami keracunan massal usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini masih menjalani perawatan. Ada sejumlah Menu MBG yang disajikan pada Jumat (13/2) dan dikonsumsi sekitar 300 santri.
Humas Ponpes Al Hijrah Ngawi, Ustadzah Atul mengatakan sejumlah menu yang disajikan untuk para santri itu yakni rolade, tahu crispy, juga tumis wortel.
"Untuk menu MBG Jumat kemarin rolade dan juga eseng-eseng (tumis) wortel," katanya kepada detikJatim, Minggu (15/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Atul, selain menu makanan tersebut juga terdapat susu. Namun, susu dibagikan pada Sabtu dan tidak bersamaan dengan pembagian MBG pada Jumat.
"Kalau susu diberikan Sabtu tidak bersama MBG Jumat," jelas Atul.
Atul menyampaikan bahwa pihak ponpes masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian terkait penyebab pasti keracunan tersebut.
"Kita belum bisa menyebutkan penyebab keracunan dari MBG karena masih diteliti oleh Polres. Kita fokus penanganan pengobatan santri," tandas Atul.
Ia menambahkan, sebagian santri yang sebelumnya dirawat sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik.
"Yang sudah pulang separo, infonya lainnya masih dirawat," tandas Atul.
Sebelumnya, sebanyak 67 santri mengalami gejala keracunan dan menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Ngawi. Mereka dirawat di 4 lokasi. Yakni di Puskesmas Padas, RSUD dr Soeroto Ngawi, RSUD Geneng, dan Puskesmas Kasreman.
(ihc/dpe)











































