Seorang balita 4 tahun menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh bibi dan pamannya di Kamar Kos Bangkingan, Lakarsantri, Surabaya. Selain disiksa, balita bernama Kirana itu kerap dikunci dan ditinggal seorang diri hingga kelaparan lantaran tak diberi makan.
"Jadi sering itu anak ini (Kirana) ditinggal sendirian dalam kos sampai kelaparan. Apalagi kalau mereka berdua berangkat kerja, mulai pagi sudah di kunci dari luar dan ditinggal di kamar sendirian," kata Islaha, tetangga korban kepada detikJatim, Minggu (15/2/2025).
Islaha menambahkan bahkan ia pernah mendengar korban pernah menangis tengah malam usai ditinggal oleh paman dan bibinya sekitar pukul 23.00 WIB. Namun ia saat itu tak berani menolong korban lantaran takut ada kesalahpahaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sering ditinggal sendirian di dalam kos itu. Tak jarang malam-malam ditinggal sendirian dalam kamar sampai anaknya nangis. Saya mau tolongin takut mas," tambahnya.
Tak hanya Islaha, tetangga korban lainnya Istiqomah mengatakan hal yang sama. Semenjak tinggal 4 bulan lalu, dalam dua bulan terakhir ia kerap mendengar korban sering menangis usai mendengar suara benturan ditembok.
"Sering itu. Biasanya setelah suara benturan tembok, baru Kirana itu menangis keras. Terus suara bibinya itu keras bentak-bentak gitu," kata Istiqomah.
Tak hanya itu, lanjut Istiqomah, korban juga kerap tak diberi makan dan hanya ditinggal di dalam bersama kucing peliharaannya.
"Saya sering dimintai tolong itu. Kadang pas di kunci dari dalam, Kirana ini minta makan. Kadang di kasih tetangga lewat jendela atau pas lagi main ke kamar kos tetangga," tuturnya.
Sebelumnya, Seorang balita berusia 4 tahun diselamatkan warga di kamar kos nomor 9 Jalan Bangkingan RT 03 RW 01, Bangkingan, Lakarsantri, Surabaya dalam keadaan mengenaskan.
Balita bernama Kirana itu, telah mengalami berbagai siksaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya selama kurang lebih 2 bulan.
Kekerasan itu terbongkar pada Senin (9/2/2026) lalu sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, balita malang itu berteriak meminta tolong di balik tembok dengan memanggil seseorang untuk meminta agar pintu tersebut dibuka.
Islaha, tetangga tepat disamping kamar korban mengatakan ia mendengar suara anak kecil memanggilnya. Mendengar suara kecil itu, ia pun keluar mencari sumber suara tersebut.
"Ada suara, memanggil saya 'Mama Adik Rama' itu sampai beberapa kali. Pas saya datang ternyata dibalik pintu kos itu. Saya tanya kenapa Kirana?" kata Islaha kepada detikJatim, Sabtu (14/2).
