Jalur penghubung tiga kecamatan di Kabupaten Nganjuk mengalami longsor akibat hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat, Rabu (11/2/2026). Longsor terjadi di ruas Jalan Raya Sawahan-Berbek, Dusun Ledok, Desa Salamrojo, Kecamatan Berbek.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk Sutomo mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan asesmen hingga sore hari.
"Akibat hujan angin, pohon trembesi berdiameter kurang lebih 120 sentimeter roboh di tepi Jalan Raya Sawahan-Berbek, Dusun Ledok, Desa Salamrojo, Kecamatan Berbek," ujar Sutomo saat dikonfirmasi detikJatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robohnya pohon besar itu mengakibatkan bahu jalan ambrol sepanjang sekitar 10 meter, dengan lebar 3,6 meter dan tinggi sekitar 2 meter. "Hasil asesmen di lapangan memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material," tegas Sutomo.
Menurutnya, penanganan kedaruratan dilakukan bersama Dinas PUPR, Polri, dan TNI. Untuk mengantisipasi kecelakaan, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. "Jalan ini merupakan jalur penghubung antar Kecamatan Sawahan, Ngetos, dan Berbek," tambahnya.
Sutomo juga meminta warga setempat proaktif membantu petugas mengatur lalu lintas karena saat ini hanya satu lajur yang bisa digunakan. "Kami imbau pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut untuk lebih berhati-hati agar terhindar dari kecelakaan," pintanya.
Sementara itu, estimasi pembangunan kembali bahu jalan yang longsor masih dalam tahap asesmen oleh Dinas PUPR Nganjuk.
