BMKG: Kalau Saja Gempa Megathrust Pacitan M 7,0, Tsunami Bisa Terjadi

BMKG: Kalau Saja Gempa Megathrust Pacitan M 7,0, Tsunami Bisa Terjadi

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Jumat, 06 Feb 2026 11:30 WIB
BMKG: Kalau Saja Gempa Megathrust Pacitan M 7,0, Tsunami Bisa Terjadi
Ilustrasi gempa megathrust. Foto: Getty Images/iStockphoto/SteveCollender
Pacitan -

Gempa bumi Magnitudo 6,4 (dimukhtahirkan 6,2) mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa gempa tersebut bisa memicu tsunami jika mencapai M 7,0.

"Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai Magnitudo 7,0 karena dapat berpotensi tsunami," jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, dalam keterangan yang diterima detikJatim, Jumat pagi.

BMKG mengonfirmasi bahwa pusat gempa berada 89 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, gempa yang terjadi di Pacitan dini hari tadi termasuk jenis megathrust. Adapun mekanismenya berupa thrust fault, yaitu gempa yang dipicu pergerakan naik pada lempeng bumi.

"Gempa Pacitan ini jenis gempa megathrust, yang tergambar dari mekanismenya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Daryono mengatakan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kekuatan gempa berada pada kisaran MMI II hingga MMI IV. Getaran mencapai skala IV MMI di Bantul, Sleman, dan Pacitan.

Sementara itu, skala III MMI dirasakan di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, dan Banjarnegara. Adapun getaran skala II MMI terpantau di Tuban dan Jepara.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads