Gempa Pacitan M 6,4 Jenis Megathrust, Simak Penjelasan BMKG

Gempa Pacitan M 6,4 Jenis Megathrust, Simak Penjelasan BMKG

Anastasia Trifena - detikJatim
Jumat, 06 Feb 2026 09:40 WIB
Gempa Pacitan M 6,4 Jenis Megathrust, Simak Penjelasan BMKG
Gempa M 6,4 Pacitan. (Foto: Dok Istimewa/BMKG)
Pacitan -

Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut berjenis megathrust.

Meski begitu, gempa yang terjadi pada pukul 01.06 WIB ini tidak berpotensi tsunami. BMKG mencatat episenter gempa berada di laut, sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 58 kilometer.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa Pacitan merupakan gempa megathrust. Hal itu tergambar dari mekanisme sumber gempa berupa pergerakan naik dengan kedalaman dangkal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gempa Pacitan ini jenis gempa megathrust, yang tergambar dari mekanismenya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal," ucap Daryono dalam keterangan resminya, Jumat (6/2/2026).

ADVERTISEMENT

Meski termasuk gempa megathrust dan dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Timur hingga Jawa Tengah, hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak memicu potensi tsunami.

"Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai magnitudo 7,0 karena dapat berpotensi tsunami," kata Daryono.

Hingga saat ini, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.

Diketahui, akibat gempa bumi tersebut enam rumah dilaporkan rusak, satu di antaranya ambruk. Menurut Daryono, kerusakan paling parah terjadi di Pacitan.

"Pacitan satu rumah rusak berat, ambruk," kata Daryono.

Kemudian, kerusakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Paling banyak kerusakan terjadi di Bantul.

"Wonogiri satu rumah rusak ringan, genteng rontok, Bantul tiga rumah rusak ringan yakni dinding retak dan plafon ambrol, Sleman satu rumah rusak ringan, genteng rontok," terangnya.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads