Warga Pacitan ini memiliki cara unik menyikapi gempa yang sudah sering terjadi. Tak sebatas keluar rumah dan menjauhi bangunan, warga menyiapkan langkah antisipasi pascagempa.
Gempa berkekuatan M 6,4 mengguncang Pacitan, Jumat (6/2/2025) pukul 1.06 WIB. Warga pun sontak meninggalkan hunian untuk menyelamatkan diri. Sebagian bertahan di halaman. Sedangkan warga lain yang tak pekarangannya sempit memilih berada di jalan.
Salah satunya warga yang berada di Jalan RO Iskandardinata. Tahu gempa menguncang, mereka telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi pascagempa.
Satu di antara warga yang terhenyak akibat peristiwa itu adalah Budi Sangkala. Dia bersama istrinya, Paesah juga sempat bertahan di tepi jalan usai rumahnya bergetar diguncang gempa. Kesan kaget terlihat dari wajah mereka.
"Ten amben mawon kraos horeg (di ranjang saja terasa getarannya)," kata Paesah berdiri mendampingi suaminya.
"Alhamdulillah, saya lihat rumah saya ndak ada yang retak," timpal Kalak, sapaan Budi Sangkala.
Beberapa menit kemudian, halaman rumah dan jalan raya kembali sepi. Ratusan warga yang sebelumnya mengamankan diri masuk ke rumah masing-masing. Demikian pula dengan suami istri itu.
Hanya saja, setibanya di dalam rumah Kalak berubah pikiran. Dia kembali membuka pintu depan. Lantas dikeluarkannya 2 unit sepeda motor miliknya untuk diparkir menghadap ke jalan raya. Rupanya itu sebagai bentuk kesiapsiagaan jika situasi memaksanya mengungsi.
"Kalau ada apa-apa kan bisa lebih cepat," ungkapnya tentang keputusan menyiapkan kendaraan bermotor di depan rumah. Tak berselang lama, motor kembali dimasukkan ke rumah menyusul konfirmasi resmi BMKG bahwa gempa tak berpotensi tsunami.
Sebelumnya diberitakan gempa bumi berkekuatan M 6,4 mengguncang Pacitan, Jumat (6/2) pukul 01.06 WIB. BMKG mengonfirmasi pusat gempa berada 89 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. Sejumlah bangunan rusak terdampak gempa tersebut. BPBD setempat masih melakukan pendataan.
"Iya, fase monitoring ya. Besok pagi segera kita umumkan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko kepada detikJatim via telepon.
Simak Video "Video Detik-detik Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Sejumlah Bangunan Rusak"
(irb/abq)