Pembakaran Perahu di Pelabuhan Pasuruan Diduga Dipicu Nelayan Trawl

Pembakaran Perahu di Pelabuhan Pasuruan Diduga Dipicu Nelayan Trawl

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 05 Feb 2026 08:02 WIB
Pembakaran Perahu di Pelabuhan Pasuruan Diduga Dipicu Nelayan Trawl
Perahu nelayan di Pelabuhan Pasuruan dibakar imbas perselisihan antarnelayan (Foto: Dok. Istimewa)
Pasuruan -

Sejumlah perahu di Pelabuhan Pasuruan, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, terbakar. Perahu-perahu itu diduga dibakar nelayan dipicu perselisihan antar nelayan.

Tidak kurang dari empat perahu yang bersandar di dermaga pelabuhan terbakar, Rabu (4/2/2026) pukul 19.30. Tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman. Tidak lama kemudian, api berhasil dipadamkan.

Informasi yang dihimpun, pembakaran perahu di pelabuhan bermula dari perselisihan nelayan Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dengan nelayan Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, di Perairan Katingan Sidoarjo, pukul 16.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perselisihan bermula saat nelayan dengan jaring trawl dari Kelurahan Ngemplakrejo terlalu ke pinggir pada saat mencari ikan. Saat itu ada nelayan dari Dusun Kisik, Desa Kalirejo dan terjadi adu mulut.

ADVERTISEMENT

Kemudian perahu dengan jaring trawl dibawa bersama 6 ABK ke Dusun Kisik. Tokoh masyarakat setempat meminta agar warga tidak melakukan perusakan.

Sebab peristiwa tersebut akan dimediasi. Namun, pada akhirnya perahu nelayan Kelurahan Ngemplakrejo yang berada di Dusun Kisik, Desa Kalirejo dibakar oleh warga.

Hal itu memicu kemarahan nelayan Kelurahan Ngemplakrejo. Mereka kemudian membakar sejumlah perahu nelayan Dusun Kisik yang bersandar di Pelabuhan Pasuruan.

Abdul Halim, tokoh warga Kelurahan Ngemplakrejo, menyayangkan pembakaran tersebut. "Selalu masalah wilayah. Tadi sempat ada mediasi antara nelayan dan Polairud. Tapi tiba-tiba ada pembakaran," kata Abdul Halim, Kamis (5/2/2026).

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan perselisihan memuncak, polisi dan TNI bersiaga di lokasi. Hingga pukul 22.40, aparat keamanan masih tetap berada di lokasi.

Sebab ada informasi setelah pembakaran ratusan warga Desa Kalirejo berjalan kaki menuju Kelurahan Ngemplakrejo. Sampai di depan Kantor Kecamatan Panggungrejo, mereka dihalau aparat dan mengupayakan mediasi.

Tokoh masyarakat dari Desa Kalirejo dan Kelurahan Ngemplakrejo duduk bersama di Kantor Kecamatan Panggungrejo. Mediasi dihadiri Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.

"Kita di sini duduk satu meja untuk mencari solusi. Dan alhamdulillah, kita sepakat semua masalah diselesaikan dengan kekeluargaan," kata Titus usai mediasi.

Titus menambahkan pihaknya hadir memberikan rasa aman. Ia menegaskan polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya kerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

"Kami dibantu pemkot, tokoh masyarakat dan tokoh agama sehingga masalah ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Besok akan kita lanjutan dengan kegiatan-kegiatan yang menyelesaikan masalah kesalahanpahaman ini," ungkap Titus.

Titus menyampaikan kepada masyarakat bahwa Kota Pasuruan kondusif. Masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Meski demikian, polisi tetap mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Pengamanan di wilayah dipertebal dengan pasukan Brimob dan BKO dari Polres Probolinggo.

Sebelumnya, konflik antarnelayan di Pelabuhan Pasuruan, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pecah. Akibatnya, sejumlah perahu dibakar

Informasi yang dihimpun, sebanyak empat perahu yang bersandar di pelabuhan setempat ludes dibakar oleh antarnelayan. Peristiwa ini diketahui terjadi pada Rabu (4/2/2026) pukul 19.30 WIB.

Api yang berkobar sempat membuat warga setempat gempar. Tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman. Tidak lama kemudian, api berhasil dipadamkan.




(auh/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads