Sebuah kandang ayam di Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan terbakar hebat. Petugas kini masih berusaha memadamkan api.
Kebakaran diketahui pada pukul 18.00. Api berkobar dan cepat membesar karena bangunan terbuat dari bahan mudah terbakar.
"Kandang ayam di Sanganom, Nguling kebakaran," kata salah satu warga, Bayu kepada detikJatim, Rabu (4/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusdalops BPBD Kota Pasuruan mengatakan pihaknya menerjunkan satu unit mobil Damkar.
"Dari Pemkab juga meluncur," demikian keterangannya.
Sampai pukul 20.00, tim Damkar masih melakukan upaya pemadaman. Kobaran api menghabiskan bangunan kandang, petugas berusaha mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah penduduk
"Kebakaran sangat besar sekali. Damkar dikerahkan biar tak merembet ke rumah warga. Satu kandang sudah habis," ungkap salah satu warga, Hari.
Kapolsek Nguling Iptu Kukuh mengatakan kandang ayam yang terbakar diketahui milik Ali Rochman (62). Saat terbakar pemilik tengah salat magrib di masjid. Begitu selesai salat, pemilik mengetahui kandang berukuran 400 meter persegi itu telah terbakar.
Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00. Namun kandang sudah ludes dan 11 ribu ekor ayam mati. Polisi menduga penyebab kebakaran berasal kebocoran tabung elpiji mesin penghangat ayam.
"Kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta," kata Kapolsek Nguling Iptu Kukuh.
Kukuh mengatakan pihaknya mengamankan potongan kayu kandang yang terbakar sebagai barang bukti. Insiden ini awalnya akan diselidiki, namun korban tidak bersedia untuk dilakukan tindakan yang lebih lanjut dan menganggap ini sebagai musibah.
"(Pemilik) tidak mau berlanjut dan menganggap semuanya sebagai musibah," ujarnya.
(auh/abq)











































