Nahas menimpa M Sani (31), pencari kepiting asal Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Ia tewas tersambar petir di Perairan Katingan, Sidoarjo.
Korban awalnya berangkat melaut dari Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, bersama dua temannya, Senin (2/2/2026) pukul 16 00 WIB. Saat sampai di Perairan Katingan, hujan turun sangat lebat disertai petir.
"Saat itu ia Sani sedang mengemudikan kapal. Ia tersambar petir dan angsung jatuh ke dalam perahu," kata Rohman, teman korban, Selasa (3/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rohman mengatakan, Sani meninggal dunia seketika. Mesin perahu juga mati karena kejadian tersebut.
"Kena petir di dada sebelah kanan," terang Rohman.
Rohman dan teman korban lainnya, Mahmud, langsung membawa perahu kembali ke Desa Pulokerto. Korban langsung dibawa ke rumah duka.
"Korban diantar ambulans ke rumah duka kemudian dimakamkan," kata Kasubnit Lidik Polair Polres Pasuruan Kota Aipda Laswanto.
Laswanto mengatakan pihak keluarga mengikhlaskan kesediaan tersebut. Mereka idak menuntut pihak manapun dan tidak bersedia jenasah dilakukan visum.
"Pihak keluarga membuat surat pernyataan menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun," pungkasnya.
(auh/abq)











































