Kebutuhan listrik rumah tangga menjadi perhatian banyak keluarga di awal tahun, terutama ketika pengeluaran bulanan terus diperhitungkan dengan cermat. Perubahan biaya energi, sekecil apapun, bisa berdampak langsung pada anggaran harian.
Memasuki Februari 2026, publik menyoroti perkembangan terbaru tarif listrik serta cara menghitung tagihan secara akurat. Artikel ini merangkum update terkini sekaligus tips hemat agar konsumsi listrik tetap terkontrol.
Tarif Listrik Terbaru Februari 2026
PT PLN (Persero) memastikan tarif listrik Februari 2026 tetap stabil alias tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya. Keputusan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evaluasi yang dilakukan setiap tiga bulan sekali menunjukkan indikator ekonomi terkait kurs Rupiah, harga minyak, inflasi, maupun harga batubara masih memungkinkan tarif bertahan di angka yang sama hingga Maret 2026.
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 1.352,00 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 perk kWh
- Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan B-3/TM daya diatas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-3/TM daya diatas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-4/TT daya 30.000 kVA keatas: Rp 996,74 per kWh
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan P-2/TM daya diatas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
- Golongan P-3/TR: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan L/TR, TM , TT: Rp 1.644,52 per kWh
Cara Cek Tagihan dan Pemakaian Listrik
PLN menyediakan sejumlah cara praktis untuk mengecek tagihan dan konsumsi listrik, mulai dari aplikasi resmi hingga layanan digital lainnya. Artikel ini mengulas langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat agar lebih mudah memantau biaya sekaligus mengelola pemakaian sehari-hari.
1. Lewat PLN Mobile
- Unduh aplikasi PLN Mobile, lalu login atau pilih 'Daftar' jika belum memiliki akun.
- Isi informasi pribadi yang dibutuhkan seperti nama lengkap, ID pelanggan atau nomor meter, lokasi, nomor ponsel, email, lalu buat password.
- Setelah berhasil masuk ke halaman dashboard, pilih tab 'informasi'.
- Klik 'Informasi Tagihan dan Token Listrik'.
- Tagihan pascabayar dan riwayat pemakaian akan langsung muncul.
2. Lewat Call Center PLN 123
- Tekan 123 dari ponsel.
- Ikuti instruksi dari operator hingga masuk ke menu cek tagihan.
- Sebutkan ID pelanggan untuk validasi.
- Operator akan membacakan jumlah tagihan bulan berjalan.
3. Website Resmi PLN
- Buka layanan service.pln.co.id atau halaman Informasi Tagihan & Token Listrik di portal PLN.
- Masukkan ID Pelanggan atau nomor meter.
- Data tagihan dan pemakaian akan tampil setelah klik cek.
4. SMS/Email (Metode Tambahan)
- SMS: Ketik format tertentu lalu kirim ke 8123 untuk info tagihan.
- Email: Kirim email berisi ID pelanggan ke alamat layanan PLN untuk request tagihan (respon e-billing).
"Hack" Kode Rahasia Meteran Digital
Banyak yang belum tahu bahwa meteran di dinding rumah bisa memberikan informasi teknis lebih dari sekadar sisa kWh. Berikut beberapa perintah singkat yang bisa detikers masukkan ke tombol meteran.
1. Meteran Itron
- 03: Cek akumulasi pemakaian listrik selama ini
- 41: Cek voltase listrik (normalnya di kisaran 220V)
- 456xx: Mengubah batas alarm (contoh: masukkan 45605 agar alarm baru berbunyi saat sisa 5 kWh)
2. Meteran Hexing
- 801: Cek sisa kuota listrik
- 812: Mematikan suara alarm yang sedang berbunyi
- 851: Cek total energi yang sudah dikonsumsi
3. Meteran Glomet dan Star
- 37 / 07: Cek sisa energi (kWh).
- 47: Melihat beban daya yang sedang aktif digunakan saat ini.
(hil/irb)
