Jatim Half Marathon Batal Digelar, Peserta Merasa Ditipu

Jatim Half Marathon Batal Digelar, Peserta Merasa Ditipu

Aprilia Devi - detikJatim
Jumat, 30 Jan 2026 20:35 WIB
Jatim Half Marathon Batal Digelar, Peserta Merasa Ditipu
Jatim Half Marathon (JHM) batal digelar di Surabaya (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Event lari Jatim Half Marathon (JHM) yang rencananya digelar pada 1 Februari 2026 di Surabaya dibatalkan. Pembatalan mendadak ini membuat sejumlah peserta mengaku dirugikan dan merasa tertipu.

Salah satu peserta, Irani, warga Sidoarjo mengaku sama sekali tidak menerima informasi resmi terkait pembatalan event tersebut. Ia baru mengetahui kabar pembatalan JHM dari media sosial.

Padahal ia sudah datang ke Balai Pemuda Surabaya pada Jumat (30/1) sore ini. Tujuannya untuk mengambil perlengkapan lari atau racepack.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada informasi pembatalan apa-apa. Peserta juga tidak dimasukkan ke grup komunikasi. Katanya disuruh cek email saja, tapi tidak ada info apa-apa," ujar Irani kepada detikJatim.

ADVERTISEMENT

Irani mengaku telah mentransfer biaya pendaftaran sebesar Rp 330 ribu untuk kategori 10K sejak beberapa waktu lalu. Ini juga menjadi pengalaman pertamanya mengikuti acara lari.

"Saya sudah transfer Rp 330 ribu sejak beberapa waktu lalu untuk kategori 10K. Ini pertama kali ikut event lari, awalnya percaya karena kan ini acara besar, tapi kok ternyata menipu," tuturnya.

Hingga kini, ia mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait pengembalian dana pendaftaran. "Saya konfirmasi ke contact personnya, belum ada informasi soal pengembalian dana," imbuhnya.

Sementara itu, pihak penyelenggara melalui akun Instagram @air.increative menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan Jatim Half Marathon.

Dalam pernyataan tertulisnya, panitia menyebut pembatalan terjadi karena kewajiban kepada vendor yang tidak dapat dipenuhi.

"Kami selaku panitia JHM menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami informasikan bahwa event JHM yang berada di bawah founder/CEO EO atas nama Firrizki Rohmatullah dinyatakan dibatalkan," tulis panitia.

Panitia juga menyebut saat ini tengah melakukan proses pelaporan dan klarifikasi resmi ke pihak kepolisian di Surabaya. Mereka mengklaim turut menjadi korban dalam permasalahan tersebut.

"Saat ini kami selaku panitia JHM sedang melakukan proses pelaporan dan klarifikasi resmi ke pihak kepolisian di Surabaya. Kami juga ingin menyampaikan bahwa panitia merasa dirugikan dan diduga menjadi korban penipuan oleh CEO kami tersebut," lanjut pernyataan itu.

Terpisah, customer service Jatim Half Marathon saat dikonfirmasi oleh korban menyebut pembatalan event terjadi akibat ulah oknum founder sekaligus penanggung jawab utama acara.

"Pembatalan event terjadi akibat tindakan oknum founder atau penanggung jawab utama event yang membawa seluruh dana hasil penjualan tiket peserta tanpa sepengetahuan dan persetujuan panitia," tulis CS JHM.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, CS JHM mengaku hanya bisa memberikan biodata oknum yang bersangkutan kepada para peserta.

"Untuk bukti pertanggungjawaban, saya hanya bisa memberikan biodata oknum tersebut," tutupnya.




(auh/abq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads