Banjir menerjang kawasan kota di kabupaten Jember. Seperti Jalan Mastrip dan Perumahan Mastrip, Jalan Karimata, Jalan Kaliurang, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari Jember. Kondisi ini membuat sejumlah jalan tergenang.
Salah satu warga perumahan Mastrip, Jasuli menyampaikan, hujan turun sejak pukul 15:30 WIB dengan curah yang tinggi. Lalu pada pukul 16:00 WIB, debit air sejumlah saluran naik.
"Hujan mulai pukul 15:30 WIB, lalu pada pukul 16:00 WIB debit air naik," katanya, Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian pada pukul 17:00 WIB, air mulai masuk ke beberapa pemukiman warga. Sejumlah jalanan juga tergenang. Di sana, air mulai surut pada pukul 18:25 WIB.
"Sore tadi, air sudah mulai masuk ke rumah warga. Lalu setelah maghrib, air mulai surut," ujarnya.
Air yang menggenangi jalan juga membuat sejumlah kendaraan bermotor mogok. Pemotor di Jalan Karimata, Yadi menyampaikan, motor Honda beat yang dia gunakan mogok. Hal itu disebabkan oleh debit air yang tinggi menggenangi jalan.
"Motor saya sampai mogok gara-gara air menggenang," paparnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, di Jalan Karimata, air memasuki beberapa warung makan. Air keluar dari drainase yang tertutup pondasi.
Hingga pukul 19.00 WIB, BPBD masih melakukan pendataan mengenai wilayah yang terdampak banjir. Setelah terdata, mereka akan melakukan pembersihan dan mulai mendistribusikan logistik.
(auh/abq)
