Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berencana menyediakan angkutan sekolah gratis untuk memudahkan transportasi pelajar saat berangkat dan pulang sekolah. Tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo akan mengadakan lima unit bus yang disiapkan melayani sejumlah rute padat pelajar.
Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki mengatakan, program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap akses pendidikan yang aman dan terjangkau bagi siswa.
"Tahun ini kami merencanakan pengadaan lima unit bus untuk angkutan sekolah gratis. Rute dan asal tujuan armada sudah kami kaji, dan ada lima rute yang dinyatakan layak untuk melayani sekolah-sekolah di Sidoarjo," ujar Budi kepada detikJatim di alun-alun, Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, setiap rute nantinya akan dilayani satu unit bus. Namun ke depan, jumlah armada bisa saja ditambah menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
"Kalau dalam evaluasi nanti permintaannya tinggi, bisa jadi pemerintah menambah armada. Bahkan memungkinkan juga menggunakan konsep sinergi dengan investor, di mana armada disediakan pihak ketiga dan dibayar pemerintah sesuai layanan yang diberikan," jelasnya.
Adapun beberapa rute yang disiapkan di antaranya melayani koridor Waru-Candi, Candi-Waru, serta Wonoayu, Krian dan Porong menuju wilayah tengah kota. Dishub juga telah menentukan titik kumpul utama dan memperhitungkan durasi perjalanan agar siswa tidak terlambat masuk sekolah.
"Sudah kami hitung jam tempuhnya. Misalnya berangkat dari titik A, sampai halte berikutnya jam berapa, sehingga anak-anak bisa menyesuaikan waktu," kata Budi.
Bus sekolah ini direncanakan mulai beroperasi sejak pukul 05.30 WIB setiap hari sekolah. Satu unit bus diperkirakan mampu mengangkut sekitar 35 penumpang dalam sekali perjalanan.
Dishub menargetkan layanan angkutan sekolah gratis ini sudah bisa berjalan pada Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru dan masa penerimaan peserta didik baru (PPDB).
"Target kami Juli, supaya bisa langsung mendukung tahun ajaran baru," pungkasnya.
