BMKG mencatat ratusan aktivitas gempa bumi terjadi Jawa Timur sepanjang Januari 2026. Hingga hari ini, total 180 gempa terekam dengan mayoritas pusat gempa berada di laut selatan.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Pasuruan, Suwarto menyebut, aktivitas gempa itu tercatat sejak awal Januari hingga 28 Januari 2026.
"Dari tanggal 1 Januari sampai tanggal 28 Januari hari ini telah tercatat 180 gempa bumi terjadi di Provinsi Jawa Timur," ungkap Suwarto saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, sebagian besar gempa yang terekam BMKG terjadi di wilayah perairan selatan Jawa Timur.
"Lokasi pusat gempa paling banyak di laut, di selatan pulau Jawa atau selatan Jawa timur," jelasnya.
Berdasarkan catatan BMKG, kekuatan gempa yang terjadi umumnya berada pada rentang magnitudo 2 hingga 4. Menurut Suwarto, kondisi ini dipicu oleh aktivitas tektonik di bawah laut selatan Jawa.
Baca juga: Ini Penyebab Gempa M 5,5 Guncang Pacitan |
"Pemicu gempa ini karena adanya pecahnya tumbukan lempeng Samudera Hindia dengan lempeng Eurasia dan sesar aktif di bawah laut," tuturnya.
Namun, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang tidak jelas sumbernya.
BMKG juga meminta masyarakat untuk selalu memastikan informasi kebencanaan hanya berasal dari kanal resmi BMKG agar terhindar dari hoaks.
(auh/hil)
