Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian signifikan. Hingga kini, sebanyak 301 titik telah terdaftar dan masuk dalam portal sebagai lokasi pembangunan koperasi desa.
Capaian ini disampaikan Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Arm Deni Suryo Anggo Digdo di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat kunjungan kerja di Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu, Selasa (27/1/2026).
Dandim menyampaikan, progres Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Lamongan saat ini sudah mencapai 301 titik yang masuk portal. Artinya, terang Dandim, seluruh titik tersebut sudah mulai di dorong progres pembangunannya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 titik telah selesai 100 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di akhir bulan ini bisa mencapai 20 titik yang rampung. Harapannya, pada akhir Februari nanti kita bisa menyelesaikan sekitar 100 titik," jelas Dandim seraya menyampaikan optimismenya jumlah tersebut akan terus bertambah dalam waktu dekat.
Terkait kendala di lapangan, Dandim mengungkapkan, mayoritas lokasi pembangunan KDMP berada di lahan sawah dan tambak, sehingga membutuhkan proses pengurukan cukup tinggi. Meski demikian, kendala tersebut tidak menjadi penghambat utama. Menurut Dandim, tantangan di lapangan justru dijadikan peluang untuk terus bergerak dan memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai target.
"Namun kendala itu tidak menghentikan langkah kami. Justru kami jadikan peluang agar pekerjaan tetap running dan seluruh 301 titik bisa terus berprogres," katanya.
Sementara, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan, komitmen pemerintah dalam mempercepat penguatan ekonomi pedesaan melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menko Pangan menargetkan puluhan ribu unit koperasi rampung pada April mendatang.
"Secara nasional, pemerintah mematok target pembangunan 20 ribu hingga 30 ribu unit KDMP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Proses pembangunan ini diharapkan mulai tuntas dan beroperasi penuh pada periode Maret hingga April 2026," papar Zulhas dalam kunjungan kerjanya di Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu, Rabu (28/1/2026).
Ia juga mengatakan, KDMP diproyeksikan menjadi tulang punggung bagi program strategis nasional, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, koperasi ini berfungsi sebagai wadah utama untuk menampung hasil usaha dan produksi masyarakat desa agar memiliki nilai ekonomi yang lebih stabil.
Menko Pangan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, mulai dari Panglima TNI hingga Babinsa, yang menjadi motor penggerak pembangunan fisik di lapangan. Secara khusus, ia memuji Kabupaten Lamongan yang mencatatkan diri sebagai daerah dengan jumlah KDMP terbanyak di Jawa Timur.
(auh/abq)
