Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Saat Angin Kencang di Jember

Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Saat Angin Kencang di Jember

Yakub Mulyono - detikJatim
Senin, 26 Jan 2026 08:32 WIB
Pohon roboh akibatkan satu orang tewas di Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Jember
Pohon roboh akibatkan satu orang tewas di Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Jember (Foto: Dok. Istimewa)
Jember -

Seorang warga tewas usai tertimpa pohon tumbang saat berada di lahan kopi Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Jember. Pohon jenis sapen itu roboh akibat angin kencang.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/1). Saat itu, angin kencang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Jember.

"Kami juga baru mendapat laporan, bahwa angin kencang mengakibatkan pohon roboh lalu menimpa korban di Desa Sumberbulus yang sedang berada di lahan kopi bersama istrinya di petak 110 RPH hutan lindung. Dan korban langsung meninggal dunia di tempat," katanya, Senin (26/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya kata dia, detelah kejadian, istri korban segera melapor kepada warga sekitar. Tujuannya untuk meminta bantuan evakuasi.

ADVERTISEMENT

"Pihak Polsek dan Puskesmas Ledokombo pun telah mendatangi rumah duka untuk melakukan pemeriksaan luar jenazah sebelum akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga," ujarnya.

Selain korban jiwa, angin kencang di Desa Sumberbulus juga mengakibatkan pohon tumbang yang menimpa atap Puskesmas Pembantu (Pustu), sehingga mengalami kerusakan.

"Pohon tumbang yang mengenai Pustu Kesehatan sudah teratasi dan korban bencana yang meninggal dunia sudah dimakamkan oleh pihak keluarga," paparnya.

Edi mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai dan berhati-hati terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Sehingga perlu juga mewaspadai pohon yang berpotensi rawan tumbang.

"Kami mengimbau, masyarakat harus selalu waspada dan berhati-hati. Sekarang cuaca ekstrem, banyak pohon yang berpotensi rawan tumbang," tandasnya.

Berdasarkan data BPBD Jember, angin kencang yang terjadi di kabupaten setempat pada 24-25 Januari 2026 menyebabkan satu orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka, satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan lima rumah rusak ringan, serta berdampak pada tiga unit fasilitas umum yang tersebar di sembilan desa di lima kecamatan.

Yakni Desa Tutul dan Karangsemanding Kecamatan Balung, Desa Sempolan dan Desa Sidomulyo Kecamatan Silo, Desa Dukuhdempok dan Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan, Desa Suren dan Sumberbulus Kecamatan Ledokombo dan Desa Darungan Kecamatan Tanggul.



(hil/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads