Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Malang, Listrik Padam

Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Malang, Listrik Padam

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 24 Jan 2026 14:47 WIB
PLN tengah melakukan perbaikan
PLN tengah melakukan perbaikan (Foto: Istimewa)
Malang -

Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik wilayah Kota Malang. Bukan hanya itu, cuaca ekstrem itu juga membawa dampak instalasi listrik.

Salah satunya pohon tumbang di kawasan Jalan Jakarta, Kota Malang, yang menimpa tiang listrik pada Sabtu (24/1/2026), pagi.

Pengawas Pekerjaan PLN UP3 Malang Ahmad mengatakan, pemadaman listrik terjadi akibat pohon tumbang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cuaca ekstrem mengakibatkan pohon-pohon tumbang. Ada yang mengenai tiang listrik dan roboh, seperti di Jalan Jakarta tadi pagi," ujar Ahmad kepada wartawan, Sabtu siang.

Ahmad mengaku, pemadaman listrik harus dilakukan di kawasan Jalan Jakarta hingga Simpang Ijen, karena tengah dilakukan perbaikan jaringan akibat tiang listrik yang roboh.

ADVERTISEMENT

Ahmad memperkirakan jumlah pelanggan yang terdampak pemadaman mencapai sekitar 1.100 pelanggan.

Sementara PLN bersama Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Kota Malang telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan. Seperti melakukan pemotongan pohon yang menimpa jaringan listrik.

"Untuk penormalan jaringan PLN yang terdampak di unit Malang Kota, kami mendapatkan bantuan tim pemeliharaan dari Unit Blimbing, Unit Kebonagung, serta tim dari kantor UP3 Malang di Jalan Basuki Rahmat," katanya.

Saat ini, proses penanganan masih berlangsung karena diperlukan penggantian tiang listrik dan perbaikan konstruksi jaringan yang mengalami kerusakan. Estimasi waktu penormalan listrik diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 7 jam.

"Estimasi waktu tersebut sudah termasuk pemotongan pohon yang menimpa jaringan, penggantian tiang, dan perbaikan konstruksi," katanya.

PLN juga mengimbau masyarakat terdampak untuk mengantisipasi kebutuhan listrik sementara selama proses perbaikan berlangsung.

"Kami mengimbau warga yang memiliki akuarium, kolam ikan, atau menyimpan makanan beku serta barang-barang yang membutuhkan listrik segera, agar mencari alternatif sumber listrik lain seperti genset," pungkasnya.

Seperti diberitakan angin kencang melanda wilayah Kota Malang sejak Sabtu dini hari. Cuaca ekstrem itu mengakibatkan pohon tumbang di enam titik, satu pengendara mengalami luka akibat tertimpa dahan pohon yang patah.

Kepala BPBD Kota Malang Prayitno menyatakan bahwa cuaca ekstrem angin kencang sudah melanda wilayah Kota Malang sejak Sabtu dini hari. Hal ini disebabkan, kecepatan angin bahkan mencapai 18 Km/jam.

"BMKG menjelaskan kenapa angin kencang hari ini dipicu oleh perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan antara wilayah daratan dan lautan," pungkasnya.

BPBD Kota Malang terus melakukan pendataan akan dampak angin kencang yang terjadi pada hari ini.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads