Banjir di Sejumlah Ruas Jalan Akibatkan Lalin Jakarta Macet Parah

Kabar Nasional

Banjir di Sejumlah Ruas Jalan Akibatkan Lalin Jakarta Macet Parah

Tim detikcom - detikJatim
Kamis, 22 Jan 2026 22:20 WIB
Hujan deras mengguyur kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/1/2026), menyebabkan arus lalu lintas melambat sejak sore hari.
Macet di Jakarta usai diguyur hujan Foto: Muhammad Firman/detikFoto
Surabaya -

Hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah titik serta memicu kemacetan parah. Genangan air di jalan akibat luapan kali dan gorong-gorong yang tidak lagi mampu menampung debit air menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya arus lalu lintas.

Akibat kondisi tersebut, lalu lintas di DKI Jakarta, terutama saat jam pulang kerja, mengalami kepadatan luar biasa. Ribuan kendaraan tampak mengular di berbagai ruas jalan protokol, baik di jalan arteri maupun jalan tol.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyebut kemacetan terparah malam ini terjadi di tiga ruas jalan utama. Kepadatan lalu lintas dipicu oleh genangan banjir yang menutup sebagian badan jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa ruas saat ini terjadi kepadatan yang cukup luar biasa. Terutama saat ini tiga titik terparah," kata Kombes Komarudin saat dihubungi, Kamis (22/1/2026).

Komarudin merinci, titik kemacetan terparah pertama berada di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Arus lalu lintas yang mengarah ke Jakarta Utara tersendat akibat genangan air di ruas tersebut.

ADVERTISEMENT

"Pertama di Panjaitan, Cawang, itu mengarah ke utara. Walaupun saat ini pukul 19.30 WIB empat lajur sudah bisa digunakan. Saat ini masih ada genangan walaupun sedikit," ujarnya.

Kemacetan parah juga terjadi di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter di bawah flyover Mampang menyebabkan arus kendaraan tersumbat.

"Jadi itu membuat menyumbat kendaraan yang dari arah timur, dari arah Pancoran mau ke barat itu tersumbat di Kuningan. Termasuk yang dari arah Semanggi mau ke timur juga tertahan di Kuningan," jelasnya.

Selain itu, kemacetan juga terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, akibat genangan air dengan ketinggian sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Banyak pengendara memilih berhenti karena ragu melintasi genangan tersebut.

"Daan Mogot juga demikian. Ada ketinggian air walaupun sudah mulai menyusut, tapi masih banyak pengendara yang ragu untuk melintas," imbuh Komarudin.

Tak hanya di tiga titik tersebut, kemacetan juga dilaporkan terjadi di sejumlah ruas jalan lainnya, seperti Jalan Antasari, Jalan Pattimura, kawasan Blok M, hingga Kemang, Jakarta Selatan. Kondisi ini diperparah oleh genangan air dan tingginya volume kendaraan pada jam pulang kerja.

Untuk mengurai kemacetan, kepolisian melakukan penebalan personel di sejumlah titik rawan. Di kawasan Mampang dan Cawang, pengaturan lampu lalu lintas dilakukan secara manual.

"Traffic light di Kuningan kita manualkan. Termasuk juga di Cawang arah utara, saat ini sedang kita lakukan manual untuk menarik arus dari arah Cililitan ke arah utara," kata Komarudin.

Titik Banjir Meluas

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir telah merendam 80 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di wilayah Jakarta.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 80 RT dan 23 ruas jalan yang tergenang," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, Kamis (22/1/2026).

Yohan menjelaskan, ketinggian banjir mencapai hingga 110 sentimeter. Data per pukul 18.00 WIB tersebut mencakup wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Banjir tertinggi tercatat di dua RT di Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan guna menyedot genangan dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.

"BPBD DKI mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor 112. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam," ucap Yohan.

Titik-titik Macet di Jalan Tol

Kemacetan juga terjadi di sejumlah ruas tol di Jakarta akibat tingginya volume kendaraan. Melalui akun X resmi, Jasa Marga melaporkan kepadatan lalu lintas di Tol Dalam Kota pada Kamis (22/1/2026) malam.

Di Tol Dalam Kota, kepadatan terjadi di ruas Pancoran, Semanggi, Senayan, hingga Slipi. Selain itu, kemacetan juga dilaporkan di Tomang dan Angke arah Pluit, serta Tebet arah Cawang.

Kemacetan serupa terjadi di Tol Jakarta-Tangerang, khususnya di Tomang arah Kedoya, Kembangan, Kunciran arah Bitung, serta di sekitar keluar-masuk rest area.

Sementara di Tol Jakarta-Cikampek, kepadatan terjadi di Cikarang Barat, Bekasi Barat, hingga Bekasi Timur arah Jakarta akibat lonjakan volume kendaraan.



(ihc/ihc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads