Banjir di Kabupaten Pasuruan telah surut, namun lumpur tebal masih menutupi rumah dan jalan warga. Salah satunya yang terjadi di Kecamatan Winongan.
"Setelah banjir surut, masalahnya lumpur," kata Nurul, warga Desa Prodo, Kecamatan Winongan, Kamis (22/1/2026).
Perempuan yang merupakan guru di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) menyatakan setiap banjir surut ia membersihkan rumah dari lumpur. Setelah rumah ia membersihkan lumpur di sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Masih Ada 6 Desa di Pasuruan Terendam Banjir |
"Di jalan-jalan juga banyak lumpur, licin," terangnya.
Warga dan aparat kepolisian turun ke jalan untuk membersihkan lumpur. Salah satu lokasi yang dibersihkan adalah jalan Desa Prodo.
"Kami kerja bakti bersama perangkat dan warga Desa Prodo membersihkan lumpur dan material lainnya akibat banjir. Lumpur dan material lainnya akibat banjir yang menutupi jalan dibersihkan," kata Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin.
Diberitakan, banjir melanda permukiman di Kabupaten Pasuruan. Desa-desa di Kecamatan Winongan, Kecamatan Grati, Kecamatan Gondangwetan, dan Kecamatan Rejoso, kebanjiran sejak Selasa (20/1/2026) sore. Banjir akibat luapan Sungai Rejoso.
(irb/hil)











































