Mensos Gus Ipul Ajak Kades di Bojonegoro Sukseskan DTSEN

Mensos Gus Ipul Ajak Kades di Bojonegoro Sukseskan DTSEN

Ainur Rofiq - detikJatim
Rabu, 21 Jan 2026 18:18 WIB
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyosialisasikan tentang DTSEN kepada Kades di Bojonegoro.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyosialisasikan tentang DTSEN kepada Kades di Bojonegoro. (Foto: Istimewa)
Bojonegoro -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi dasar utama pemerintah dalam menyusun kebijakan perlindungan sosial. Terutama berkaitan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.

Menurutnya, akurasi dan pemutakhiran data secara berkala sangat penting demi meminimalisir kesalahan sasaran penerima bantuan serta memastikan keadilan sosial bagi masyarakat.

"DTSEN adalah satu data terpadu yang menjadi rujukan nasional. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif pemerintah daerah hingga desa untuk memastikan data yang disajikan benar-benar akurat," ucap Gus Ipul di pendopo Pemkab Bojonegoro. Rabu ( 21/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di hadapan Bupati Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Forkopimda hingga camat, Gus Ipul mengajak Kades hingga petugas pendamping desa untuk melakukan sosialisasi dan pendataan agar DTSEN bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

"Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bojonegoro memiliki pemahaman yang sama terkait DTSEN sebagai basis utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program sosial yang adil dan tepat sasaran," kata Mensos.

ADVERTISEMENT

Senada dengan Mensos Gus Ipul, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono juga berpesan kepada seluruh kepala desa agar berpegang pada data dalam penyaluran bantuan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Saya berpesan kepada kepala desa, penyaluran bansos harus mengacu pada data, bukan karena suka atau tidak suka. Data menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak," tegas Wahono.

Wahono juga menegaskan kebijakan Pemkab Bojonegoro saat ini didasari Instruksi Presiden (Inpres) yang mengamanatkan penyusunan program berbasis data, khususnya DTSEN.

"Ada Inpres yang mendasari kami untuk bekerja berbasis data, dan DTSEN menjadi rujukan utama dalam perumusan kebijakan daerah," jelas Setyo Wahono.

Bupati Wahono juga mengungkapkan salah satu program bantuan pemerintah berupa pendidikan bahwa program Sekolah Rakyat di Kabupaten Bojonegoro merupakan hasil pemanfaatan DTSEN, khususnya dari kelompok masyarakat pada desil 1 dan desil 2.

"Sekolah Rakyat di Bojonegoro ini lahir dari DTSEN, terutama untuk masyarakat pada desil 1 dan desil 2, agar mereka mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik," pungkas bupati Wahono.

Usai memberikan materi sosialisasi DTSEN, Menteri Sosial Gus Ipul bersama Bupati Wahono mendadak menghampiri dan menyapa para pendamping desa yang hadir. Para pendamping desa yang telah diangkat sebagai P3K ini langsung semburat dan mengajak swafoto Mensos Ipul.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads