Sebuah rumah di Jalan C.R Soekandar Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar tergerus tanah longsor. Halaman rumah yang berada di pinggiran sungai dan jembatan itu longsor saat hujan deras.
Pantauan detikJatim, saat ini Jalan C.R Soekandar telah ditutup total. Jembatan penghubung juga terindikasi amblas karena tergerus air sungai. Sementara satu rumah warga milik Togar (40) juga terdampak akibat longsor tersebut.
Saat ini, halaman rumah warga yang terkena longsor tersebut telah ditutup terpal oleh BPBD Kota Blitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Musala di Sampang Ambruk Akibat Tanah Ambles |
"Hari Minggu (18/1) setelah hujan deras, sekitar pukul 1 siang kejadiannya. Itu langsung tiba-tiba tanahnya gerak. Air hujan deras dari gorong-gorong ke sungai, mungkin menggerus tanah terus langsung longsor," kata Togar saat ditemui detikJatim, Selasa (20/1/2025).
Togar menyebut tidak hanya halaman tapi bangunan rumahnya juga turut terdampak longsor tersebut. Beruntung bangunan tersebut tidak dihuni. Adapun jarak antara bangunan dan dasar sungai mencapai sekitar 7 meter.
"Untuk jaraknya sekitar 7 meter kalau ke bawah sungai. Bagian sebelah barat rumah terdampak, tapi tidak terpakai," terangnya.
Dalam rumah tersebut, ada sekitar 10 orang. Terdiri dari 6 orang dewasa dan 4 anak-anak. Togar mengaku keluarganya sudah memindahkan sejumlah barang berharga ke bangunan timur rumah.
"Belum mengungsi, tapi sudah memindahkan barang-barang. Ya was-was sebenarnya, tapi tetap waspada. Semoga tidak parah," katanya.
Terpisah, Kepala BPBD Kota Blitar Agus Suherli mengatakan pihaknya telah melakukan assesment terhadap peristiwa tanah longsor tersebut. Petugas telah melakukan penanganan darurat di lokasi. Termasuk pemasangan terpal agar tidak terjadi longsor susulan saat terjadi hujan deras.
"Kami hanya melakukan penanganan darurat. Kami sudah laporkan ke pimpinan dan OPD terkait untuk penanganan tindak lanjut," tandasnya.
(auh/hil)











































