Dugaan BPBD soal Galian Mengeluarkan Asap di Rumah Warga Surabaya

Dugaan BPBD soal Galian Mengeluarkan Asap di Rumah Warga Surabaya

Aprilia Devi - detikJatim
Selasa, 20 Jan 2026 12:15 WIB
Dugaan BPBD soal Galian Mengeluarkan Asap di Rumah Warga Surabaya
Lubang galian tanah di Jalan Bogen I, Ploso, Tambaksari, Surabaya mengeluarkan asap dan udara panas/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Surabaya -

BPBD Kota Surabaya dan petugas gabungan telah melakukan pengecekan galian tanah di teras rumah warga di Jalan Bogen I, Ploso, Tambaksari, Surabaya. Sumber asap diduga berasal dari instalasi kabel listrik lama yang tertanam di dalam tanah.

Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar mengatakan untuk memastikan sumber asap, petugas gabungan melakukan pengecekan bersama sejumlah instansi terkait.

Pemeriksaan awal dilakukan oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kebocoran gas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengecekan menggunakan alat dari rekan PGN (laser metan) tidak ada saluran pipa PGN," ujar Arif saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (20/1/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah dipastikan tidak berkaitan dengan jaringan gas, pengecekan dilanjutkan oleh PLN. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya dugaan gangguan pada instalasi listrik lama yang memicu panas dan asap.

"Pengecekan dari PLN terdapat indikasi instalasi kabel lama yang menempel di ground di dalam tanah hingga menimbulkan panas dan mengeluarkan asap, selanjutnya saluran kabel telah diputus dan dinyatakan aman oleh PLN," beber Arif.

BPBD pun memastikan kondisi di lokasi kini aman. Meski demikian, warga diminta tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan kejadian serupa.

"BPBD memberikan imbauan kepada pemilik rumah apabila kembali menemukan hal yang sama dapat menghubungi 112 kembali," pungkasnya.

Diberitakan Sebelumnya, sebuah galian tanah di teras rumah warga di Jalan Bogen I, Ploso, Tambaksari, Surabaya, mengeluarkan asap disertai udara panas. Galian tersebut berada di area teras rumah dengan lebar sekitar 30 sentimeter. Asap tipis masih terlihat keluar dan tercium bau terbakar di sekitar lokasi.

Penghuni rumah, Cik Wen (70), mengatakan lantai teras hingga pintu ruang tamunya terasa panas sehingga ia harus menggunakan alas kaki saat melintas. Kondisi tersebut sudah dirasakannya sejak sekitar sepekan terakhir.

"Terus saya biarkan 4-5 hari kok tambah panas. Kejadian pertama kali itu sudah satu mingguan. Terus saya panggil tukang buat ngecek (dibongkar), tanahnya keluar asap," ujarnya saat ditemui detikJatim, Senin (19/1/2026).

Merasa khawatir, Cik Wen kemudian melaporkan kejadian tersebut ke keponakannya, lalu diteruskan ke Command Center 112 Surabaya. Ia juga menyebut petugas PLN sempat melakukan pengecekan instalasi listrik di rumahnya.

"PLN tadi ngecek benerin juga kabel yang di atas itu ada lecet mengelupas karena kena seng, tapi sudah diganti. Dicek semua saluran kabel," tuturnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads