Aksi tak lazim seorang pemuda yang diduga mencuri pakaian dalam milik warga viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Senin (19/1/2026) dini hari.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat mengenakan kaos hitam dan bergerak mengendap-endap menuju jemuran milik warga. Pelaku diduga mengambil enam potong celana dalam (CD) sebelum kabur dari lokasi.
Ketua RT setempat, Firman Utomo, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku pertama kali mengetahui peristiwa itu setelah mendapat laporan dari warga melalui grup WhatsApp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kaget, awalnya dilapori lewat WA sama warga. Setelah itu saya komunikasikan dengan warga lain, lalu videonya saya unggah di grup RT," ujar Firman kepada wartawan, Senin (19/1/2026).
Firman mengatakan, berdasarkan keterangan warga, pelaku diduga sudah beberapa kali terlihat mondar-mandir di lingkungan tersebut sejak sore hari. Bahkan, pelaku sempat terlihat berada di sekitar pos ronda pada malam hari.
"Katanya ada yang lihat pelaku wira-wiri dari sore. Biasanya nongkrong di pos ronda jam 10 sampai jam 11 malam," jelasnya.
Pelaku diduga memanfaatkan kondisi lingkungan yang mulai sepi menjelang tengah malam. Aksi pencurian itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.00 WIB.
"Pelaku ini kayaknya cari waktu sepi, sekitar jam 12 malam. Korban langsung laporan ke saya kalau pakaian dalamnya hilang," imbuh Firman.
Dari rekaman CCTV yang diterima Ketua RT, terlihat jelas pelaku mengambil pakaian dalam yang sedang dijemur. Ciri-ciri pelaku pun sudah dikantongi warga.
"Kalau dari CCTV yang dikirim ke saya, pelakunya masih muda, sekitar umur 25 tahun ke atas," terangnya.
Firman menyebut, kejadian ini merupakan kasus pertama di wilayahnya dan cukup meresahkan warga. Selama ini, lingkungan tersebut dikenal aman dari tindak kriminal.
"Ini baru pertama kali, dan jelas meresahkan. Selama ini aman, motor ditaruh di luar rumah juga nggak pernah hilang," tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Ketua RT langsung mengimbau warga agar lebih waspada, terutama terhadap barang-barang yang diletakkan di luar rumah.
"Saya share di grup RT supaya warga mengamankan barang di teras, termasuk pakaian yang dijemur," pungkas Firman.
(auh/hil)











































