Pasca terjangan angin puting beliung yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Probolinggo pada Jumat sore (16/1/2026), warga mulai melakukan pembersihan puing serta perbaikan rumah yang rusak. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.
Warga di wilayah terdampak tampak bergotong royong membersihkan sisa material bangunan, genteng, serta pepohonan yang tumbang akibat terjangan angin kencang. Atap rumah yang terbuat dari seng dan asbes banyak yang terlepas dan beterbangan saat angin membentuk pusaran.
Dampak terparah terjadi di Kecamatan Leces, khususnya di Desa Leces. Berdasarkan data pemerintah desa setempat, sebanyak 15 rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung. Peristiwa tersebut membuat warga panik dan trauma karena datang secara tiba-tiba disertai hujan lebat serta angin kencang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang warga, Turjaul Umur menuturkan bahwa saat kejadian angin berputar kencang dan mengangkat atap kanopi salah satu rumah hingga terbawa puluhan meter ke rumah tetangga.
"Warga yang panik langsung menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Setelah angin mereda, warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan dan memperbaiki kerusakan secara mandiri," ujar Turjaul, Sabtu (17/1/2026).
Warga membersihkan puing sisa kerusakan rumah akibat puting beliung Foto: M. Rofiq/ detikjatim |
Beruntung, dalam peristiwa angin puting beliung ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materi masih terus didata oleh pemerintah desa bersama pihak terkait.
Kepala Desa Leces, Zaenal Arifin, mengatakan angin puting beliung tersebut merupakan kejadian pertama yang melanda wilayahnya.
"Pemerintah desa langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga serta mendata rumah dan bangunan yang rusak. Pihak desa juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Probolinggo agar segera dilakukan penanganan lanjutan," tegas Zaenal.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, tercatat lebih dari 20 rumah di empat kecamatan rusak akibat kejadian itu. Pada Sabtu pagi, BPBD bersama tim gabungan dijadwalkan pembersihan lanjutan dan pendataan detail kerusakan rumah dan fasilitas umum.
(ihc/ihc)












































