Sejumlah kereta api (KA) jarak jauh terlambat tiba di stasiun Daop 8 Surabaya. Keterlambatan karena banjir yang merendam jalur KA pada petak jalan Stasiun Kalibodri-Stasiun Kaliwungu, tepatnya di KM 20+7/8 pada Kamis (15/1) malam.
PT KAI Daop 8 Surabaya telah mengantisipasi dengan mengoptimalkan ketersediaan sarana. Sehingga dapat memastikan keberangkatan perjalanan KA dari stasiun wilayah Daop 8 Surabaya tetap tepat waktu.
"Untuk meminimalisir dampak keterlambatan akibat adanya gangguan perjalanan pada lintas utara pada Kamis (15/1) malam, PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian sarana rangkaian KA untuk keberangkatan hari Jumat (16/1). Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan bagi masyarakat khususnya pada masa libur panjang minggu ini dapat tetap optimal," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Jumat (16/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahendro mengatakan, sampai pukul 14.00 WIB tadi, total ada 21 keberangkatan KA dari stasiun wilayah PT Daop 8 Surabaya. Sebanyak 9 Perjalanan KA keberangkatan dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, 7 Stasiun Surabaya Gubeng, dan 5 Stasiun Malang.
Dari 21 keberangkatan KA, hanya 1 perjalanan KA yang mengalami keterlambatan keberangkatan. Yakni KA Ambarawa Ekspres relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi-Stasiun Semarang Poncol terlambat 17 menit.
"KAI senantiasa berkomitmen untuk tetap mengedepankan keselamatan perjalanan sekaligus menjaga keandalan operasional, termasuk ketepatan waktu keberangkatan KA. Meski sempat terjadi gangguan akibat luapan air yang merendam jalur KA di wilayah pantai utara, kami memastikan 20 perjalanan kereta api dari Daop 8 Surabaya tetap berangkat tepat waktu, terlebih pada masa libur panjang Isra Mikraj," jelasnya.
Diketahui, setiap harinya, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 43 perjalanan KA Jarak Jauh. Terdiri dari 38 perjalanan KA reguler dan 5 perjalanan KA Tambahan pada periode libur panjang Isra Mikraj kali ini.
