Hari Pertama Usai Libur Nataru, 23 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Daop 8

Hari Pertama Usai Libur Nataru, 23 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Daop 8

Esti Widiyana - detikJatim
Senin, 05 Jan 2026 23:15 WIB
Suasana di Stasiun Gubeng Lama Surabaya.
Suasana di Stasiun Gubeng Lama Surabaya. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah berakhir. Di hari pertama pascalibur panjang, arus balik masih terlihat di sejumlah stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Lebih dari 23 ribu penumpang tercatat tiba di stasiun-stasiun Daop 8.

Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya pada Senin (5/1/2026) pukul 10.00 WIB, total penumpang mencapai 39.566 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.966 penumpang tercatat berangkat dan 23.600 penumpang tiba. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring kedatangan kereta hingga malam hari.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, tingginya volume penumpang, khususnya penumpang tiba menjadi indikasi kuat berakhirnya rangkaian perjalanan masyarakat selama libur Nataru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"KAI Daop 8 Surabaya terus memastikan layanan berjalan optimal hingga akhir masa Angkutan Nataru. Tingginya penumpang tiba hari ini menunjukkan bahwa arus balik masih berlangsung, dan kami berkomitmen menjaga keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan seluruh pelanggan," kata Mahendro, Senin (5/1/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara selama masa angkutan Nataru 2025/2026 mulai 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026, KAI Daop 8 Surabaya melayani 837.240 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 10,5 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, yakni 757.187 penumpang.

"Dari total tersebut, sebanyak 429.774 penumpang tercatat melakukan perjalanan keberangkatan, sementara 407.466 penumpang merupakan penumpang kedatangan di wilayah KAI Daop 8 Surabaya," ujarnya.

Selama periode nataru, terdapat tiga stasiun dengan penumpang tertinggi di wilayah Daop 8 Surabaya. Yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 251.587 penumpang (130.547 naik dan 121.040 turun), Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 238.073 penumpang (123.671 naik dan 114.402 turun), dan Stasiun Malang dengan 146.823 penumpang (77.704 naik dan 69.119 turun).

Menurur Mahendro, capaian ini tidak lepas dari kesiapan sarana dan prasarana, optimalisasi operasional perjalanan kereta api, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan kelancaran angkutan Nataru.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan Nataru menggunakan kereta api. KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan transportasi publik yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan," pungkasnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads