Bus Trans Jatim Koridor IV (Gresik-Lamongan) menjadi korban aksi vandalisme pengendara motor tidak dikenal di Jalan Raya Deandles (area JIIPE). Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono memastikan Bus Trans Jatim tetap beroperasi normal dan aman.
"Iya, sudah ada laporan. Bahkan pelemparan terjadi dua kali dan sepeda motornya sama. Semua sudah terekam kamera Trans Jatim. Kami imbau penumpang tidak perlu khawatir, Bus Trans Jatim aman dan nyaman, pelayanan tetap normal," ujar Nyono di Surabaya, Kamis (15/1/2026).
Nyono menegaskan, bus tidak sedang melaju kencang maupun melakukan manuver berbahaya. Namun, dari arah berlawanan muncul pengendara sepeda motor yang diduga sudah menyiapkan batu sebelum melemparkannya ke arah bus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bus tidak menyalip, kecepatannya juga tidak tinggi. Tapi dari barat, pelaku itu sudah terlihat memegang batu. Saat bus melintas, langsung dilempar," jelasnya.
Akibat lemparan tersebut, kaca bus mengalami retak. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang terluka dalam insiden tersebut.
Dishub Jatim memastikan identitas kendaraan pelaku telah dikantongi. Nomor kendaraan terekam jelas dan telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
"Identitas kendaraan sudah ada, nomor serinya juga ada, dan sudah kami laporkan ke aparat kepolisian," tegas Nyono.
Terkait dugaan apakah pelaku merupakan orang yang sama dengan kasus pelemparan bus pada November lalu, Nyono menyebut masih perlu pendalaman lebih lanjut. "Motornya sama, warnanya hijau, tapi nomor serinya berbeda. Ini masih kami dalami bersama kepolisian," katanya.
Hingga kini, motif pelaku melakukan pelemparan belum diketahui. Dishub Jatim menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.
"Motifnya belum tahu. Kami menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian," pungkas Nyono.
Diberitakan sebelumnya, Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim, Ainur Rofiq membenarkan peristiwa pelemparan batu ke Bus Trans Jatim Koridor IV tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.16 WIB, Kamis (15/1/2026).
"Pagi tadi sekitar jam enam lebih. Yang rusak kaca sebelah kanan bisa di barisan kedua atau ketiga penumpang," kata Rofiq saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (15/1/2026).
Saat kejadian, Rofiq menyebut ada 18 penumpang. Bus Transjatim dengan kode lambung JTM 404 dari Gresik mengarah ke Tujuan Terminal Paciran Lamongan, melaju dengan kecepatan wajar 48 km/jam.
"Pada saat akan mendahului truk depannya dari arah berlawanan terdapat pengendara roda dua yang melempar batu ke arah kaca bus sehingga kaca bus retak," jelasnya.
Rofiq memastikan tidak ada korban jiwa akibat aksi tersebut. Pihaknya juga telah memiliki rekaman CCTV yang merekam OTK melempar batu ke arah bus.
"Penumpang dalam keadaan aman tanpa luka luka. Pramugara dan Pramudi juga dalam keadaan aman tanpa luka. Penumpang dipindahkan ke bus berikutnya untuk kembali dapat melanjutkan perjalanan," terangnya.
"Oleh operator juga sudah dilaporkan tadi ke Polsek setempat kalau tidak salah Polsek Manyar," tandasnya.
(auh/dpe)
