Puluhan murid SDN Gladak Anyar 2, Kabupaten Pamekasan, hingga awal Januari 2026 belum menerima rapor semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Rapor tersebut diduga tertahan di tingkat guru akibat kendala pengisian nilai.
Rapor yang belum dibagikan berasal dari kelas IV-A dan IV-B dengan total sekitar 60 siswa. Padahal, jadwal pembagian rapor telah ditetapkan pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sementara kelas lain telah menerima rapor sesuai jadwal.
Sejumlah wali murid mengaku resah karena hingga kini belum ada kejelasan dari pihak sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak tahu apa alasannya. Informasinya, kelas lain sudah menerima rapor," ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Senin (12/1/2026).
Kepala SDN Gladak Anyar 2 Pamekasan, Hosnol Rachman, saat dihubungi detikJatim membenarkan bahwa rapor untuk dua kelas tersebut belum dibagikan. Namun persoalan tersebut akan dibahas di Kantor DPRD Pamekasan hari ini bersama pihak wali kelas, pihak diknas dan kepala sekolah.
"Kami dipanggil untuk musyawarah menyelesaikan masalah tersebut, hari ini kami ke kantor dewan," bebernya.
Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur membenarkan pemanggilan tersebut, persoalan di SDN Gladak Anyar 2 perlu diselesaikan secara bijak.
"Ini menyangkut pendidikan,apalagi ini di kota yang harus menunjukkan profesional baik pihak sekolah maupun pendidik, tadi sudah dibahas bersama komisi IV, semoga ini yang terakhir tidak ada lagi gesekan di sekolah agar anak didik bisa belajar dengan normal," ucap Ali Masykur.
Usai pemanggilan, Hosnol menyebut persoalan tersebut telah menemukan titik terang. Rapor siswa dijadwalkan segera dibagikan.
"Sudah selesai mas, tadi Pak Dewan mencari penyelesaian yg damai mas, besok rapor sudah bisa diberikan," terang Hosnul.
