Menjelang SNBP 2026, KIP Kuliah menjadi salah satu program yang paling banyak dicari calon mahasiswa. Program ini terbuka untuk lulusan SMA/SMK dan sederajat yang lulus pada tahun tersebut atau maksimal 2 tahun sebelumnya.
Biaya KIP Kuliah nantinya dibayarkan langsung ke perguruan tinggi yang sudah terakreditasi, sehingga hanya kampus dengan akreditasi yang memenuhi syarat yang bisa menerima mahasiswa.
Selain itu, program ini juga memberikan bantuan biaya hidup bulanan, yang besarannya disesuaikan dengan harga di masing-masing wilayah, bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Apa saja persyaratannya? Simak selengkapnya ya detikers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Saja Dokumen yang Perlu Disiapkan?
Agar proses pengurusan berjalan lancar tanpa hambatan, penting untuk mengetahui dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sejak awal. Berikut beberapa persyaratan dokumen yang perlu dipersiapkan.
- Kartu pendaftaran SNBP/SNBT.
- Kartu pendaftaran KIP Kuliah dari laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id
- Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Rapor dan Ijazah/Surat Keterangan Lulus.
- Bukti kondisi ekonomi, ini bisa berupa KIP Sekolah/KKS/PKH, Surat keterangan DTKS dari kelurahan/Dinas Sosial, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
- Foto rumah tampak depan, belakang, ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi.
- Tagihan listrik, air, SPPT PBB, atau surat keterangan domisili.
- Sertifikat prestasi dan surat pernyataan KIP Kuliah.
Tidak semua kampus meminta semua dokumen, tapi dengan persiapan lengkap proses seleksi berkas bisa lebih lancar.
Nah, jika belum memiliki KIP, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar dengan melampirkan berkas-berkas berikut ini.
- Bukti pendapatan orang tua/wali β€ Rp4 juta per bulan atau Rp750 ribu per anggota keluarga.
- SKTM dari desa/kelurahan sebagai bukti tidak mampu.
Syarat Pendaftaran KIP Kuliah
Berdasarkan ketentuan tahun sebelumnya, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon pendaftar agar dapat mengikuti proses seleksi dan berpeluang menerima bantuan pendidikan ini.
- Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat maksimal 2 tahun terakhir.
- Lolos seleksi masuk PTN/PTS terakreditasi melalui jalur SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri.
- Berusia maksimal 21 tahun, memiliki NISN, NPSN, dan NIK valid.
- Berprestasi akademik tapi memiliki keterbatasan ekonomi dengan bukti sah.
- Bisa berasal dari panti sosial/panti asuhan, siswa difabel, daerah 3T, atau terdampak bencana.
- Terdaftar di DTKS atau penerima bantuan sosial Kemensos.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain dengan pembiayaan sama.
Alur Cara Mendaftar KIP Kuliah
- Buatlah akun dengan masuk ke laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
- Isi NISN, NPSN, NIK, serta email aktif untuk membuat akun.
- Login menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses, lalu lengkapi formulir dengan data pribadi, ekonomi keluarga, dan akademik.
- Unggah dokumen pendukung seperti KKS, KIP, atau SKTM, serta pilih jalur seleksi (SNBP, SNBT/UTBK, atau mandiri) agar data tersinkronisasi dengan SNPMB.
- Kemudian kampus akan memverifikasi berkas ekonomi jika diterima.
- Jika lolos, usulan dikirim ke Puslapdik untuk penetapan penerima, dengan pengumuman biasanya Juli-Oktober.
- Unduh dan cetak Kartu Peserta serta Formulir Pendaftaran setelah data lengkap sebagai bukti sah.
Itulah apa saja yang harus dipersiapkan detikers. Semoga lancar dan sukses ya!
(hil/irb)











































