261 Pelajar Mojokerto Keracunan MBG, Emil Pastikan Penanganan Maksimal

261 Pelajar Mojokerto Keracunan MBG, Emil Pastikan Penanganan Maksimal

Faiq Azmi - detikJatim
Minggu, 11 Jan 2026 22:30 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menjenguk pelajar yang keracunan MBG di Mojokerto
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menjenguk pelajar yang keracunan MBG di Mojokerto. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa 261 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terdampak dugaan keracunan di Kabupaten Mojokerto telah dan terus mendapatkan penanganan medis secara optimal.

"Ini tentu sesuatu yang kita semua memberikan atensi maksimal agar para siswa-siswi atau penerima manfaat yang terdampak secara medis bisa mendapatkan penanganan terbaik, yang paling utama semua yang terdampak harus bisa mendapat penanganan medis," kata Emil usai meninjau Posko Layanan Kesehatan (Yankes) korban keracunan massal di Pondok Pesantren Ma'had An Nur, Dusun Jurangrejo, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/1/2026).

Emil juga menyampaikan seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban terdampak akan ditanggung pemerintah. Diketahui para korban banyak yang mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Mojokerto salah satunya RSUD. Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang sebelumnya mendapatkan MBG dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Mojokerto dan mengalami keluhan mual, muntah agar segera melapor ke Posko Yankes di Pondok Pesantren Ma'had An Nur Kutorejo Mojokerto agar mendapatkan perawatan dan penanganan terbaik.

ADVERTISEMENT

"Kami mengimbau seluas-luasnya dan meminta semua yang merasa ada keluhan mual muntah jangan ada yang ditahan, atau diabaikan atau hanya diobati di rumah saja, mohon segera lapor khawatirnya tidak maksimal perawatannya," ucapnya.

Selain ke Posko Yankes di Pondok Pesantren Ma'had An Nur, Emil juga meninjau dan menjenguk para korban yang mendapatkan perawatan medis di RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto.

Sebelumnya ratusan pelajar dan santri dari 7 lembaga di Mojokerto mengeluh mual, muntah, demam, diare yang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG. Diketahui pada Jumat (9/1) para penerima manfaat MBG yang terdampak secara medis ini mengkonsumsi soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto.

Di kesempatan ini, Emil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen di Kabupaten Mojokerto yang tanggap dan merespons cepat kejadian ini. Termasuk dari pihak pesantren Ma'had An Nur di mana 160 santri pesantren ini turut terdampak secara medis.

"Kami mengapresiasi seluruh elemen yang ada di Kabupaten Mojokerto atas kebersamaan dan kecepatannya dalam menyikapi peristiwa ini, Pengasuh pondok pesantren juga memberikan kerjasama yang baik," ucapnya.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads