Kerusakan jalan sepanjang sekitar 200 meter terjadi di wilayah RT 3 RW 2, Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang tersebut diduga akibat banjir yang kerap menggenangi kawasan itu selama beberapa hari sebelum surut.
Tokoh masyarakat setempat, Maskur, mengatakan banjir di lokasi tersebut biasanya bertahan hingga tiga hari. Genangan air yang berlangsung cukup lama itu mempercepat kerusakan badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
"Air yang menggenang lama membuat aspal cepat rusak. Banyak lubang dan permukaan jalan jadi bergelombang, ini sangat berbahaya," ujar Maskur, Minggu (11/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai bentuk peringatan sekaligus menarik perhatian pihak terkait, warga sempat menanami lubang-lubang di jalan tersebut dengan pohon pisang pada Sabtu pagi. Langkah itu dilakukan agar pengguna jalan lebih waspada saat melintas.
"Ini supaya orang-orang hati-hati dan juga agar pihak terkait tahu kalau kondisinya sudah rusak berat," katanya.
Upaya warga tersebut mendapat respons cepat. Perbaikan jalan berupa penambalan dijadwalkan dilakukan pada hari ini. Warga berharap perbaikan sementara itu dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memperlancar aktivitas sehari-hari.
"Alhamdulillah ada respons cepat. Semoga jalannya bisa mulus lagi dan tidak membahayakan warga yang lewat," ucap Maskur.
Sementara itu, Camat Waru Achmad Farkhan Jazuli membenarkan adanya kerusakan jalan di wilayah tersebut. Ia memastikan perbaikan akan dilakukan hari ini.
"Kami pastikan hari ini jalan tersebut diperbaiki, selain itu kami akan terus memantau secara masif kondisi jalan yang dikeluhkan warga agar bisa segera ditangani," ujar Achmad Farkhan Jazuli.
