Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi pada Jumat (9/1) sore. Erupsi Semeru berupa awan panas guguran yang meluncur ke kawasan aliran Sungai Besuk Kobokan sejauh 4 kilometer.
Hingga kini, status Gunung Semeru masih level tiga atau siaga. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, awan panas guguran terjadi sejak pukul 15.15 WIB hingga 16.01 WIB, dengan getaran gempa yang terekam di seismograf mencapai 22 milimeter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengaku telah menerjunkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah yang masuk zona merah.
"Sekarang masih aman 22 apg keluar sampai 4 kilometer, ya mudah-mudahan terkendali," ujar Indah kepada detikJatim Jumat (9/1/2026).
Petugas PVMBG menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer di sepanjang aliran Sungai Besuk Kobokan.
Selain itu, juga mewaspadai potensi terjadi guguran lava dan lahar di sepanjang sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
"Himbauan kepada masyarakat agar waspada, serta tidak melakukan aktivitas radius 13 kilometer," pungkas Indah.
