Pembersihan material longsor menutup akses jalan wisata Gunung Bromo via Kabupaten Malang, masih berjalan. Pembersihan dilakukan secara manual dan menurunkan alat berat.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Malang hingga pukul 08.20 WIB, pembersihan material longsor terus berjalan.
"Saat ini di laksanakan karya bakti Penanganan longsor secara manual dan alat berat," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Jumat (9/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sadono menyebut, tanah longsor berasal dari tebing setinggi kurang lebih 20 meter dengan panjang 10 meter hingga menutup seluruh akses jalan menuju wisata Gunung Bromo.
"Sehingga menutup total akses jalan," katanya.
Sadono mengatakan, material longsor yang menutup jalan setinggi sampai 1,5 meter dengan panjang kurang lebih 10 meter.
Tanah longsor disebut karena hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Poncokusumo sejak sore hari.
"Hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 15.00 WIB sore mengakibatkan terjadinya tanah longsor," ungkapnya.
Seperti diberitakan, tanah longsor kembali menutup akses menuju wisata Gunung Bromo melalui Kabupaten Malang. Longsor diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, tanah longsor terjadi di Jalan Raya Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, pukul 21.00 WIB malam.
(mua/hil)











































