Mimik Resmikan 4 Ruang Kelas Baru SDN di Sidoarjo Dibangun Pakai APBN

Mimik Resmikan 4 Ruang Kelas Baru SDN di Sidoarjo Dibangun Pakai APBN

Suparno - detikJatim
Rabu, 07 Jan 2026 17:45 WIB
Mimik Resmikan 4 Ruang Kelas Baru SDN di Sidoarjo Dibangun Pakai APBN
Guru dan siswa SDN Sidodadi, Candi, Sidoarjo yang telah mendapat bantuan pembangunan ruangan kelas dari dana APBN. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

SD Negeri Sidodadi di Kecamatan Candi, Sidoarjo menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari APBN. Dana senilai Rp 984 juta itu dimanfaatkan untuk membangun 4 ruangan kelas baru.

Keempat ruangan kelas itu diresmikan Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana pada Rabu (7/1/2026). Wabup Mimik didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi mengatakan, pembangunan empat ruang kelas baru ini hasil lobi ke Kementerian Pendidikan agar dana APBN dapat ditarik ke Sidoarjo untuk SDN Sidodadi Candi.

"Dengan adanya penambahan empat ruang kelas baru di sekolah ini, alhamdulillah anak-anak sudah tidak perlu lagi belajar masuk siang. Proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman, dan kita harapkan semangat belajar siswa semakin meningkat," ujar Mimik di SD Negeri Sidoarjo, Rabu (7/1/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menyampaikan hasil pemantauannya terhadap pelaksanaan revitalisasi di SDN Sidodadi cukup memuaskan.

"Terkait rehabilitasi, berdasarkan pemantauan saya, hasil pekerjaan yang dilaksanakan melalui P2SP sudah cukup baik dan sesuai standar yang ditetapkan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Mimik turut mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan sarana pendidikan tersebut.

"Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan ini. Semoga benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sidoarjo," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi menjelaskan bahwa bantuan revitalisasi dilakukan berdasarkan skala prioritas karena keterbatasan anggaran.

"Jumlah SD negeri di Sidoarjo ada 163 sekolah dan SMP negeri ada 46. Karena keterbatasan fiskal APBN, maka tidak bisa semuanya diserahkan ke Dinas Pendidikan. Kita menggunakan skala prioritas, sekolah dengan kerusakan berat kita dahulukan," jelasnya.

Peresmian 4 ruangan kelas di SDN Sidodadi, Candi, Sidoarjo oleh Wabup Mimik Idayana.Peresmian 4 ruangan kelas di SDN Sidodadi, Candi, Sidoarjo oleh Wabup Mimik Idayana. (Foto: Suparno/detikJatim)

Tirto menambahkan hasil revitalisasi yang dikerjakan melalui skema swakelola dinilai sangat berkualitas.

"Revitalisasi yang dikerjakan oleh P2SP hasilnya bagus. Tadi sudah dilaporkan ke Bu Wabup dan juga sudah dilihat langsung," ujarnya.

Kepala SD Negeri Sidodadi Candi, Anita Wanudyakurnia bersyukur atas bantuan pemerintah yang dilaksanakan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

"Alhamdulillah, seluruh pembangunan telah selesai sesuai RAB, diperiksa oleh kementerian, diserahterimakan ke Dinas Pendidikan, dan hari ini diresmikan oleh Ibu Wakil Bupati," kata Anita.

Ia menjelaskan, program P2SP Tahun 2025 merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 serta Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI Prabowo Subianto.

Dengan tambahan empat ruang kelas baru, kegiatan belajar mengajar kini dapat dilakukan sepenuhnya pada pagi hari.

"Sebelumnya masih ada siswa yang masuk siang. Sekarang sudah masuk pagi semua," ungkapnya.

Anita juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana atas dukungan dan perhatiannya terhadap SDN Sidodadi.

"Terima kasih kepada Ibu Wabup yang telah memasukkan SDN Sidodadi sebagai penerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan," pungkasnya.




(auh/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads