Samsat Manyar Surabaya Ramai di Hari Pertama Kerja Usai Libur Tahun Baru

Samsat Manyar Surabaya Ramai di Hari Pertama Kerja Usai Libur Tahun Baru

Chilyah Auliya - detikJatim
Sabtu, 03 Jan 2026 01:02 WIB
Samsat Manyar Surabaya Ramai di Hari Pertama Kerja Usai Libur Tahun Baru
Aktivitas Samsat Manyar Surabaya Timur di Hari Pertama Kerja Usai Libur Tahun Baru. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Hari pertama pelayanan usai libur panjang Tahun Baru di Samsat Manyar Surabaya Timur diwarnai antrean wajib pajak, namun situasi di lokasi terpantau tertib dan terkendali. Tidak terlihat kepadatan yang membuat risau, serta pelayanan tetap berjalan normal dengan petugas yang sudah bersiaga sejak pagi untuk mengatur alur kedatangan masyarakat.

Pihak Samsat Manyar Surabaya Timur menyebut, meski belum masuk kategori lonjakan, jumlah wajib pajak yang datang pada hari pertama kerja ini meningkat dibanding hari biasa. Kenaikan diperkirakan mencapai sekitar 50 persen, dengan mayoritas pengunjung melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan serta pendaftaran ulang kendaraan.

Petugas Samsat Manyar Surabaya Timur, Pamin Samsat Surabaya Timur Iptu Wawan Nurcahyono menyampaikan hingga siang hari tercatat sekitar 600 wajib pajak datang untuk melakukan pembayaran PKB.

"Untuk hari pertama pasca libur, sementara belum ada lonjakan signifikan. Masih terpantau normal. Tapi dibanding hari biasa memang ada kenaikan sekitar 50 persen," ujar Wawan saat ditemui detikJatim, Jumat (2/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, kepadatan justru diperkirakan terjadi pada hari Senin mendatang seiring berakhirnya libur panjang Tahun Baru. Untuk mengantisipasi hal tersebut, personel tambahan telah disiapkan di setiap loket pelayanan.

Terkait pelayanan, Wawan memastikan tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Petugas telah disiagakan sejak awal, termasuk penerapan sistem jemput bola untuk memudahkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Perihal pelayanan sementara tidak ada kendala. Petugas sudah siap dan tahu perannya masing-masing," tambahnya.

Hingga hari pertama kerja ini, Samsat Manyar Surabaya Timur juga belum menemukan wajib pajak yang dikenai denda keterlambatan. Menurut Wawan, tingkat kepatuhan wajib pajak di wilayah Surabaya Timur tergolong tinggi.

"Denda belum ada. Artinya wajib pajak di wilayah Samsat Timur ini sangat taat waktu, semoga selalu seperti ini," bebernya.

Untuk jam operasional, pelayanan drive-thru di Samsat Manyar, terlebih di hari Jumat, tutup sementara pada pukul 11.00 WIB. Sementara itu layanan drive-thru hanya melayani pembayaran pajak tahunan.

Selain di kantor Samsat Manyar, pelayanan pembayaran pajak tahunan juga tersedia di sejumlah titik lain, seperti Galaxy Mall, JMP, kawasan depan Gelora Bung Tomo, dan BPTP.

Wawan memaparkan bahwa layanan balik nama kendaraan dapat dilakukan di Samsat Manyar, termasuk balik nama dari mutasi masuk antar daerah. Namun, pelayanan tetap menyesuaikan wilayah domisili.

"Untuk Surabaya ada empat Samsat, yaitu Barat, Timur, Utara, dan Selatan. Samsat Timur melayani enam kecamatan," jelasnya.

Terkait kebijakan terbaru, ia memastikan bahwa mulai Januari 2026 biaya balik nama kendaraan telah dinolkan atau gratis. Selain itu, aturan pajak progresif kini berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), bukan lagi Kartu Keluarga (KK).

Untuk persyaratan administrasi, pembayaran pajak tahunan cukup membawa STNK dan KTP sesuai aturan sejak 2021. Kendaraan tidak perlu dibawa, kecuali untuk layanan drive-thru. Sementara untuk pembayaran lima tahunan dan ganti pelat, wajib pajak harus membawa BPKB, STNK, KTP, serta kendaraan.

Kasus terbaru yakni pengurusan kendaraan roda dua yang dimodifikasi menjadi bentor. Wawan menegaskan bahwa layanan tersebut belum dapat dilakukan karena terbentur regulasi.

"Tidak diperbolehkan. Aturannya masih harus mengubah status dari roda dua menjadi roda tiga sesuai Peraturan Menteri," tegasnya.

Sejumlah wajib pajak yang ditemui di lokasi mengaku pelayanan masih berjalan lancar. Nurul, salah satu pengunjung, mengatakan antrean masih tergolong aman meski datang sejak pagi.

"Dari jam sembilan-an tadi. Pelayanannya masih aman, enggak ada kendala," ujarnya.

Hal senada disampaikan Endruw (56), warga Surabaya Timur yang mengurus pembayaran lima tahunan. Ia mengaku pelayanan tidak ribet, meski sempat terkendala masalah e-tilang lama yang tidak tersimpan buktinya.

"Pelayanannya baik, enggak ribet. Cuma tadi sempat terkendala e-tilang tahun 2024, harus urus berita acara dulu dari Polda," katanya.

Samsat Manyar Surabaya Timur mengimbau masyarakat untuk tetap taat membayar pajak kendaraan tepat waktu. Selain berkontribusi pada pendapatan daerah, pengurusan bayar pajak diusahakan tidak menyulitkan.

"Untuk informasi terbaru seputar pelayanan dan kebijakan, masyarakat dapat memantau akun Instagram resmi Samsat Surabaya Timur (Samsat SD Timur)," pungkasnya.




(auh/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads