Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur memberangkatkan bantuan kemanusiaan. Bantuan ini akan disalurkan untuk warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh Darussalam dan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Ketua PWM Jatim, Prof Sukadiono menyebut bantuan dari warga Jatim khususnya Muhammadiyah itu dihimpun melalui Lembaga Amil Zakat, infaq dan shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Jawa Timur.
"Bantuan yang diberangkatkan berupa barang logistik seberat 8 ton dengan 2 armada truk," kata Sukadiono di Surabaya, Jumat (2/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak 1 Desember 2025-1 Januari 2026, LAZISMU se-Jatim telah menghimpun donasi sebesar Rp 11 Miliar dan sumbangan barang seberat 12 Ton. Hal ini merupakan bentuk kepedulian warga masyarakat Jawa Timur terhadap saudara sebangsa dan setanah air yang sedang ditimpa musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Sukadiono membeberkan barang logistik meliputi bahan pangan atau sembako, makanan siap saji, makanan siap santap, perlengkapan keluarga, perlengkapan bayi, alat kebersihan, alat masak, selimut, sarung, mukena, alat sekolah anak-anak, pakaian untuk anak-anak dan wanita, dan lain sebagainnya. Bantuan makanan siap santap termasuk Rendang kemasan milik Muhammadiyah Jatim.
"Selain itu juga akan diberangkatkan bantuan kendaraan operasional kemanusiaan untuk Muhammadiyah di kabupaten Langkat dan Aceh Tamiang. Kendaraan operasional serba guna ini akan diperbantukan guna mendukung tahap tanggap darurat bencana di Aceh Tamiang, Aceh dan tahap pemulihan di Langkat, Sumut," jelasnya.
Sukadiono mengungkap bantuan kemanusiaan juga bantuan kendaraan operasional akan menempuh perjalanan darat sepanjang 2.650 km ke Kabupaten Langkat Sumut. Kemudian dari Langkat bergeser ke Kabupaten Aceh Tamiang yang menempuh jarak sekitar 100 km. Bantuan diperkirakan akan sampai lokasi dalam tempo 5 hari.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga Muhammadiyah dan masyarakat Jatim yang telah mengamanahkan bantuan dan donasi kepada penyintas bencana banjir bandang di Aceh-Sumatera," tandasnya.
(auh/dpe)
