Kata PBNU Usai Rais Aam dan Gus Yahya Islah di Lirboyo

Kata PBNU Usai Rais Aam dan Gus Yahya Islah di Lirboyo

Faiq Azmi - detikJatim
Jumat, 26 Des 2025 19:30 WIB
Kata PBNU Usai Rais Aam dan Gus Yahya Islah di Lirboyo
Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Foto: Dok. Istimewa/PBNU)
Surabaya -

Ketegangan internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) perlahan menemukan titik temu. Pertemuan antara Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, menjadi sinyal kuat upaya islah dan konsolidasi organisasi.

Ketua PBNU bidang Keagamaan, Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) menyambut baik islah tersebut. Ia berharap Muktamar nantinya berjalan baik.

"Ya kita menyambut baik, semoga muktamar bersama segera terlaksana dengan baik," kata Gus Fahrur saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (26/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Fahrur mengatakan islah merupakan jalan terbaik untuk menjaga marwah PBNU. Dengan islah, Gus Fahrur menilai organisasi bisa berjalan lebih harmonis.

ADVERTISEMENT

"Kita bersyukur sudah ada islah, semua menyadari bahwa kebersamaan dan kerukunan itu sangat penting karena merupakan perintah agama, dan menjadi fondasi kekuatan organisasi," jelasnya.

"Kita ini seperti satu tubuh, saling menguatkan dan menjaga silaturahmi dalam ikatan aqidah aswaja bersama berusaha menciptakan iklim organisasi yang harmonis, saling membantu mengatasi tantangan," lanjutnya.

"Tujuan kita sama beramal ibadah mulia dan mengajak masyarakat mendekatkan diri kepada Allah SWT," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) kemblai datang ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Sama dengan sebelumnya, ia mengaku hadir untuk memenuhi undangan kiai sepuh dan mustasyar Nahdlatul Ulama (NU).

Pantauan detikJatim, selain Gus Yahya, tampak pula hadir Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar jajaran Pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, serta para Mustasyar PBNU dan sesepuh NU.

Pertemuan di Lirboyo ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pertemuan para kiai sepuh dan mustasyar sebelumnya, yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso pada 30 November, Pondok Pesantren Tebuireng pada 6 Desember, serta Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo pada 21 Desember 2025.

Pertemuan tersebut dimulai pukul 10.00 WIB. Adapun agenda utama bertajuk Silaturahim Bersama Mustasyar, Syuriah, dan Sesepuh Nahdlatul Ulama.

Gus Yahya mengatakan, pihaknya menerima surat undangan resmi bernomor 064/A/AZM/P2L/XII/2025 yang ditandatangani Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH M. Anwar Manshur. Undangan itu ditujukan kepada Ketua Umum PBNU untuk hadir bersama jajaran Pengurus Tanfidziyah PBNU.

"Kami telah menerima surat undangan dari Romo Kiai Anwar Manshur. Insyaallah saya hadir untuk memenuhi panggilan para kiai sepuh dan mustasyar. Ini merupakan bentuk ta'dzim (penghormatan) kami kepada para sesepuh, sekaligus komitmen untuk terus membuka ruang dialog dan mencari solusi terbaik bagi jam'iyah," ujar Gus Yahya Kamis (25/12/2025).




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads