Sosok Anak Kecil-Perempuan Rambut Panjang Kerap Muncul di Polsek Gubeng

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 26 Des 2025 18:40 WIB
Kapolsek Gubeng saat menunjukkan salah satu lokasi yang disebut kerap terjadi hal mistis di ruang tahanan/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Surabaya -

Mapolsek Gubeng, Surabaya, mendadak jadi perbincangan warganet setelah disebut-sebut menyimpan kisah mistis. Dari penampakan sosok anak kecil, perempuan berambut panjang, hingga sumur tua yang dipercaya sakral, cerita-cerita tak kasat mata disebut kerap muncul di kantor polisi tersebut.

Viralnya kisah mistis Mapolsek Gubeng bermula dari unggahan Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan yang sempat mengecek langsung gedung itu beberapa hari lalu. Cerita tersebut pun ramai dibahas di media sosial.

detikJatim kemudian mendatangi Mapolsek Gubeng yang berlokasi di Jalan Raya Manyar No. 80A, Baratajaya. Dari pantauan di lokasi, bangunan Polsek tersebut memang tampak tua dan menyimpan sejumlah sudut yang disebut memiliki aura berbeda.

Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto lalu mengajak melihat sejumlah titik yang selama ini kerap dikaitkan dengan cerita mistis. Salah satunya kolam ikan di samping kantor Mapolsek Gubeng yang disebut sering menampakkan sosok anak kecil pada malam hari.

"Seperti main air, kayak saling siram ya bisa lebih dari dua (hantu). Karena suaranya meskipun pelan tapi kan kelihatan suara anak. Bahasanya kayak 'ayo, ayo, ayo', kayak menunjukkan senang lagi gembira di sini," ujar Eko, Kamis (25/12/2025).

Dari kolam ikan, Eko mengajak bergeser ke ruang tunggu belakang yang berada di dekat gudang barang bukti. Di area ini, suasana disebut kerap terasa berbeda saat malam hari, terutama ketika burung-burung tiba-tiba berbunyi.

"Di sini (ruang tunggu) Pak Kapolrestabes, saya di sini sama anggota gak ada burung yang bunyi. Tiba-tiba (salah satu) burung itu bunyi. Terus Pak Lutfhie (Kapolrestabes Surabaya) mau meninggalkan (lokasi) berhenti bunyinya," tuturnya.

Eko menyebut, fenomena tersebut diyakini menjadi pertanda adanya aktivitas lain yang tak kasat mata.

"Walaupun mereka beda alamnya ya. Secara kasat mata saya tidak mempunyai kemampuan. Tapi dengan burung itu bunyi dan tidak setiap hari bunyi, menunjukkan bahwa, di situ ada aktivitas," bebernya.

Menurut Eko, gangguan juga sering dikaitkan dengan sosok anak kecil yang disebut mengusili orang-orang yang tidak menjalankan ibadah.

"Mohon maaf, kalau mereka tidak melaksanakan ibadah itu sering diusili diganggu supaya mungkin mau melaksanakan salat," katanya.



Simak Video " Menikmati Makan Malam Lezat di Restoran Hotel Mewah Surabaya "


(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork