Pemerataan Pendidikan Antar Jatim Raih Anugerah Bakti Nusantara 2025

Pemerataan Pendidikan Antar Jatim Raih Anugerah Bakti Nusantara 2025

Faiq Azmi - detikJatim
Jumat, 05 Des 2025 14:30 WIB
Gubernur Khofifah kembali raih penghargaan
Gubernur Khofifah kembali raih penghargaan/Foto: Istimewa
Surabaya -

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, Pemprov Jatim meraih penghargaan Anugerah Bakti Nusantara 2025 dari Nusantara TV (NTV) untuk kategori Bidang Pembangunan Daerah dengan tema 'Pembangunan Sosial Dan Pemerataan Pendidikan'.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden Direktur Nusantara TV, Don Bosco Selamun kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin di Jakarta.

Gubernur Khofifah mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pendidikan adalah kunci utama bagaimana sebuah daerah bisa maju dan sejahtera. Kami sangat fokus dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jatim setiap tahunnya. Kami yakin Indonesia Emas 2045 akan tercapai dan Jatim menjadi salah satu pioneer," kata Khofifah dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).

ADVERTISEMENT

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim memiliki program Jatim Cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Program ini telah berjalan baik dan membuahkan banyak prestasi dari anak-anak SMA/SMK/SLB di Jatim.

Terbaru, Jatim menjadi Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2025 dan Juara Umum di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2025.

"Hasilnya terlihat nyata. Selain itu, selama enam tahun berturut-turut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah lulusan terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui berbagai jalur," beber Khofifah.

Pemprov Jatim, kata Khofifah juga mendirikan enam sekolah khusus bekerja sama dengan Polri dan TNI Angkatan Laut, seperti Sekolah Nala dan Sekolah Bhayangkara. Sekolah-sekolah boarding ini tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga membentuk wawasan kebangsaan bagi siswa terpilih.

"Dengan langkah-langkah tersebut, Jawa Timur menunjukkan komitmen kuat bahwa program sosial dan pendidikan yang dijalankan bukan hanya untuk daerah, tetapi juga untuk Indonesia," bebernya.

Khofifah menambahkan beberapa pendorong utama diterimanya penghargaan ini adalah langkah yang dilakukan Pemprov Jatim di bidang sosial dan pendidikan dan merupakan bagian dari Nawa Bakti Satya, yaitu, Jatim Sejahtera di bidang sosial dan Jatim Cerdas di bidang Pendidikan.

Diketahui Anugerah Bakti Nusantara 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah yang mampu menghadirkan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, juga dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Nusantara TV ke-10. Penghargaan ini dirancang berdasarkan Visi-Misi ABN 2025 serta Dokumen ABN 2025, dengan penilaian yang mengedepankan keberlanjutan sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Penghargaan ini diberikan Nusantara TV karena Jawa Timur dinilai berhasil menampilkan capaian pembangunan yang kuat, konsisten, dan berdampak luas bagi masyarakatnya. Jatim menunjukkan performa baik dalam berbagai indikator penting, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga keberhasilan pemerataan pendidikan.

Selain itu, rekam jejak inovasi yang terus berkembang dan kemampuan daerah mereplikasi program secara berkelanjutan menjadi bagian penting dari penilaian. Pemerintah provinsi juga dinilai mampu menjaga reputasi positif melalui keterbukaan data, publikasi yang kredibel, serta hasil program yang dapat diukur secara jelas.

Seluruh aspek tersebut menunjukkan bahwa Jawa Timur tidak hanya menjalankan program, tetapi memastikan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.




(hil/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads