Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Kota Malang ditemukan tewas di bawah Jembatan Soekarno-Hatta (Suhat) pada Jumat (28/11/2025) malam. Peristiwa pilu itu diduga kuat merupakan aksi mengakhiri hidup, yang sebelumnya diawali dengan pesan menyayat hati kepada adiknya.
Kematian mahasiswa berinisial NFR (25) ini menyisakan duka mendalam, terutama setelah pesan terakhirnya terungkap dan menunjukkan bahwa ia sempat meminta maaf serta berterima kasih kepada adiknya. Polisi menduga tekanan pendidikan menjadi salah satu faktor yang membebani korban.
Fakta-Fakta Tragedi Mahasiswa Tewas di Bawah Jembatan Suhat
1. Korban Pertama Kali Dilihat Duduk di Pagar Jembatan
Korban NFR awalnya terlihat oleh seorang pengendara motor yang melintas di Jembatan Suhat, saat duduk tenang di pagar jembatan sambil membawa botol air minum; tak lama setelah itu saksi melihat korban menjatuhkan diri ke bawah jembatan sehingga langsung memanggil satpam apartemen terdekat untuk meminta pertolongan.
"Keberadaan korban awalnya diketahui pengendara motor, ketika duduk di pagar jembatan sambil minum air putih," ujar Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta.
2. Polisi Tiba dan Langsung Mengevakuasi Korban
Setelah mendapat laporan dari saksi dan petugas keamanan, polisi datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi awal terhadap korban yang sudah tergeletak di bawah jembatan, kemudian mengevakuasinya ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Kami langsung datang ke TKP, setelah mendapatkan laporan, kemudian mengidentifikasi dan mengevakuasi korban," jelas Anang.
3. Korban Mahasiswa PTN di Malang dan Warga Lowokwaru
Hasil identifikasi memastikan bahwa korban adalah NFR, mahasiswa aktif berusia 25 tahun yang tinggal di wilayah Lowokwaru, dan selama ini dikenal sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Malang.
"Korban warga Kota Malang, berstatus mahasiswa," sebut Anang.
Simak Video "Video: Momen Pemakaman Gary Iskak"
(auh/hil)