Waspada! Sejumlah Daerah di Jatim Masih Rawan Banjir Imbas Cuaca Ekstrem

Waspada! Sejumlah Daerah di Jatim Masih Rawan Banjir Imbas Cuaca Ekstrem

Faiq Azmi - detikJatim
Kamis, 13 Nov 2025 08:15 WIB
Waspada! Sejumlah Daerah di Jatim Masih Rawan Banjir Imbas Cuaca Ekstrem
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

BPBD Jawa Timur mengungkap sejumlah kabupaten/kota di Jatim masih berpotensi terjadi bencana banjir dalam sepekan ke depan. Curah hujan yang terus meningkat menjadi faktor utama.

"Karena memang beberapa hari ini curah hujan sangat tinggi. Sejumlah daerah terjadi banjir atau genangan termasuk di Surabaya dan Sidoarjo," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Surabaya, Kamis (13/11/2025).

Gatot menyebutkan banjir parah terjadi di kawasan dekat Sun City Mall Sidoarjo beberapa hari lalu disebabkan oleh dataran yang rendah dan terhambatnya air menuju ke aliran sungai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apalagi di sejumlah titik di Sidoarjo itu rendah dan membuat banjir atau genangan. Banjir terjadi akibat pendangkalan dan tumpukan sampah di sejumlah area yang menghambat saluran air," bebernya.

"Jadi harus segera dibersihkan dengan normalisasi sungai dan penguatan tanggul," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Sedangkan di Surabaya, Gatot menyebut saat ini tengah dilakukan normalisasi sungai termasuk pemeliharaan sungai terjadwal untuk mengantisipasi luapan dari sungai.

"Beberapa wilayah di Surabaya saat ini akan ada normalisasi atau pemeliharaan terjadwal. Yang terpenting warga jangan membangun bangunan liar di sepanjang sungai karena mempersulit normalisasi sungai," terangnya.

Lebih lanjut kata Gatot sejumlah daerah yang rawan terjadi banjir yakni di Sidoarjo, Pasuruan, Situbondo, Mojokerto, hingga Jombang. Pihaknya bersama BPBD kabupaten/kota terus melakukan bersih-bersih sungai agar aliran air lancar saat puncak musim hujan terjadi.

"Atensi kita di lapangan untuk membersihkan sungai-sungai agar tidak menghambat air masuk. Apel siaga juga telah dilakulan di kabupaten/kota untuk memberi perhatian lebih ke titik-titik rawan terjadi bencana," jelasnya

"Dinas pengairan juga bergerak melakukan normalisasi dan pengerukan sungai. Termasuk membersihkan dari eceng gondok dan bangunan liar. Saat ini tengah dilakukan di Pasuruan dan Situbondo," tandasnya.




(dpe/abq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads