Tangis Walkot Eri Dengar Perjuangan Damkar Selamatkan Korban Ponpes Ambruk

Tangis Walkot Eri Dengar Perjuangan Damkar Selamatkan Korban Ponpes Ambruk

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 15 Okt 2025 14:30 WIB
Walkot Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu petugas damkar yang ikut membantu evakuasi Ponpes Al Khoziny.
Walkot Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu petugas damkar yang ikut membantu evakuasi Ponpes Al Khoziny. Foto: Esti Widiyana/detikJatim
Surabaya -

Wali Kota Eri Cahyadi tak kuasa membendung air mata ketika mendengar cerita perjuangan petugas rescue Damkar Surabaya ketika menyelamatkan korban ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.

Ia berjanji akan menambah alat evakuasi yang belum dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP). Hal itu disampaik Eri ketika mendatangi kantor DPKP Pasar Turi. Ia mengumpulkan petugas, khususnya tim rescue yang 24 jam membantu proses evakuasi korban di Pondok Al Khoziny Sidoarjo.

"Mereka berjuang di sana (Ponpes Al Khoziny), mempertaruhkan nyawa dengan semua peralatan yang kita punya. Teman-teman damkar bilang, ketika mereka menolong, ada pergerakan-pergerakan bangunan, mereka juga sebenarnya ada rasa takut," kata Eri usai bertemu petugas DPKP, Rabu (15/10/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, jiwa kemanusiaan petugas damkar lebih tinggi. Oleh karena itu, petugas rescue menjalankan tugas sampai akhir, dan titik yang ditentukan Basarnas di hari tertentu.

ADVERTISEMENT

Perjuangan tim rescue juga telah diapresiasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan memberikan penghargaan pada HUT ke-80 Jatim. Pemkot Surabaya pun akan memberikan penghargaan pada momentum Hari Pahlawan.

"Saya matur nuwun sangat kepada teman-teman damkar. Apa yang bisa kami berikan, nanti 10 November, insyaallah ketika upacara (Hari Pahlawan), kami akan berikan penghargaan (tim rescue)," ujarnya sambil mengusap air mata.

Selain itu, Eri juga bakal menambah alat kebugaran di DPKP. Alat ini diharapkan agar petugas damkar bisa melatih dan menjaga kebugaran sebagai investasi kesehatan ketika bertugas.

"Mereka harus tetap sehat, mereka harus tetap kuat, maka insyaallah nanti tempat kebugaran yang ada di damkar ini akan diperbaiki dan diberikan alat yang baru sebagai rasa terima kasih," jelasnya.

Dia juga berjanji akan menambah alat evakuasi yang belum dimiliki DPKP. Hal ini supaya ketika suatu saat ada kejadian bangunan runtuh, petugas siap secara SDM dan alat.

"Pasti (tambah alat evakuasi). Jadi, tadi dari pengalaman teman-teman damkar, ketika melakukan pertolongan, alat apa yang dibutuhkan, tapi yang terpenting adalah sertifikasi," pungkasnya.




(irb/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads