Kericuhan saat unjuk rasa di Kota Kediri pecah. Massa yang mulanya bergerak ke kantor Polres merangsek ke Gedung DPRD Kota Kediri dan diduga menjarah sejumlah barang seperti kursi, monitor komputer, hingga kulkas.
Terpantau di lokasi pada Sabtu (30/8) malam, bagian lobi gedung DPRD sudah dilalap api. Kobaran api terlihat membesar dari depan gedung. Sejumlah massa yang membakar gedung itu tampak keluar dengan sejumlah barang-barang.
Baca juga: Gedung DPRD Kota Kediri Dibakar Massa! |
Sejumlah orang tampak menggotong sejumlah kursi kantor. Lainnya ada yang terlihat mengangkat layar monitor. Beberapa lainnya diduga membawa PC atau komputer desktop. Bahkan, ada yang tampak mengambil hiasan burung garuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang lebih mencengangkan lagi, beberapa orang dari mereka tampak menyeret sebuah kulkas atau lemari pendingin dari gedung DPRD Kota Kediri. Terlihat kurang lebih 3 hingga 4 orang yang menyeret kulkas tersebut.
Sebelumnya, setelah sekitar 20 menit meninggalkan Mapolres, massa bergerak memasuki kawasan DPRD. Mereka merusak sejumlah fasilitas, memblokade jalan, hingga membakar gedung.
Sejumlah anggota TNI yang berada di lokasi sempat berusaha menahan massa. Namun upaya itu gagal. Sementara massa masih terus melakukan perusakan di sekitar area DPRD. Hingga kini situasi di sekitar DPRD Kota Kediri masih mencekam.
Massa diperkirakan berjumlah kurang lebih 300-500 orang. Mereka sempat melempari kantor polisi. Kericuhan memuncak saat pagar Polres dijebol. Massa lalu merangsek masuk dan membalik lima mobil. Tidak hanya itu, massa juga membakar dua sepeda motor.
(dpe/hil)