Kiai Asep dan Ribuan Santri Gelar Salat Gaib untuk Affan

Kiai Asep dan Ribuan Santri Gelar Salat Gaib untuk Affan

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 30 Agu 2025 18:15 WIB
Pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah Prof KH Asep Saifudin Chalim
pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah Prof KH Asep Saifudin Chalim/Foto: Istimewa
Surabaya -

Kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang menjadi korban saat aksi unjuk rasa di Jakarta, membuat banyak pihak merasa berduka dan berempati. Termasuk ribuan santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan ratusan ojek online menggelar salat gaib dan doa bersama untuk Affan Kurniawan.

Salat gaib dan doa bersama ini digelar di halaman dalam pondok pesantren dan langsung dipimpin oleh pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah Prof KH Asep Saifudin Chalim.

Mereka tampak khusyuk mengikuti salat gaib dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil serta doa bersama ini. Bahkan tak sedikit ojol maupun santri yang menitikan air mata. Mereka berduka atas insiden yang menewaskan Affan saat mengikuti aksi demo di Jakarta, yang memang berlangsung tegang dan memanas hingga malam hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus berbelasungkawa kepada ananda Affan Kurniawan. Semoga almarhum Affan bisa dijadikan dan digolongkan sebagai seorang yang mati syahid dan mendapatkan tempat yang layak di surga Alloh," kata Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Saifudin Chalim di Surabaya, Sabtu (30/8/2025).

ADVERTISEMENT

"Saya bisa merasakan bagaimana orang-orang seperti ojol ini, betapa sulitnya mencari nafkah untuk memenuhi kehidupan keluarganya, apalagi seperti sekarang ini. Karena itu kami ikut belasungkawa kepada Affan dengan menggelar salat gaib Semoga menjadi pelipurlara dan diterima semua amalnya oleh Allah SWT," imbuh kiai yang sangat berpengaruh di Jawa Timur ini.

Sementara itu, salah seorang ojol bernama Sigit Asrori yang mengikuti salat gaib dan doa bersama ini, merasa terharu dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan santri Ponpes Amanatul Ummah, yang memberikan perhatian kepada nasib ojol.

"Sungguh kami para ojol di sini merasa terharu. Kami mengucapkan terima kasih kepada kiai Asep dan para santri yang begitu peduli dan perhatian kepada nasib kami para ojol ini.Terutama kepada korban, almarhum Affan yang menjadi korban saat demo. Semoga semua ini bisa menjadikan hikmah dan berkah bagi kami para ojol," ungkap Sigit Asrori, dengan nada haru dan mata berkaca-kaca.

Diharapkan, peristiwa duka ini bisa menjadikan pelajaran dan hikmah bagi semua pihak, termasuk para pendemo, aparat kepolisian dan pemerintah untuk melakukan perbaikan,dan memperhatikan nasib rakyat. Selain itu kejadian memilukan tersebut tidak terulang lagi di tanah air ini.




(ihc/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads