Puluhan Orang 'Hitam-hitam' Terobos Grahadi Lalu Jarah Tameng Polisi

Puluhan Orang 'Hitam-hitam' Terobos Grahadi Lalu Jarah Tameng Polisi

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 30 Agu 2025 17:02 WIB
Puluhan orang berpakaian hitam-hitam masuk Grahadi melempar dan merusak fasilitas dan menjarah tameng polisi.
Puluhan orang berpakaian hitam-hitam masuk Grahadi melempar dan merusak fasilitas dan menjarah tameng polisi. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Puluhan orang berpakaian hitam tiba-tiba merangsek masuk ke halaman Gedung Negara Grahadi melalui pintu gerbang di sisi timur. Mereka melempari batu dan sejenisnya ke dalam Grahadi, merusak sejumlah fasilitas, lalu menjarah tameng polisi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.58 WIB. Puluhan orang yang didominasi anak-anak muda berpakaian hitam-hitam itu tiba-tiba loncat dari pagar di sisi Timur Gedung Grahadi lalu melempar berbagai benda mulai batu hingga kayu ke arah Gedung Grahadi.

Orang-orang itu kemudian merusak pos penjagaan dan beberapa di antaranya mengambil tameng polisi yang letaknya berada tidak jauh dari pos itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas menyaksikan sisa perusakan yang dilakukan sejumlah orang berpakaian hitam-hitam di Gedung Negara Grahadi Surabaya.Petugas menyaksikan sisa perusakan yang dilakukan sejumlah orang berpakaian hitam-hitam di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)

Saksi mata, Aldo (43) menyebut tiba-tiba puluhan orang-orang berpakaian hitam itu langsung masuk dan melempari pos penjagaan Grahadi.

"Mereka masuk, terus melempari dan mengambil sejumlah tameng polisi. Ada yang bawa kayu tadi melempar juga," kata Aldo.

ADVERTISEMENT

Saksi mata lainnya, Hakim mengatakan untung saja ada sejumlah polisi yang bersiaga dan langsung membubarkan massa yang tidak jelas dari mana itu.

Hakim juga menegaskan bahwa orang-orang itu tidak terlihat dari kelompok mahasiswa yang sedang melakukan aksi demo di sejumlah lokasi pada hari ini.

"Bukan, mereka tidak memakai almamater kampus. Rata-rata berpakaian hitam. Saat ini sudah kondusif karena ada polisi yang cepat menghalau," ujarnya.




(dpe/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads