LBH Sempat Ditolak Saat Mau Berikan Bantuan Hukum 43 Pendemo Ditangkap

LBH Sempat Ditolak Saat Mau Berikan Bantuan Hukum 43 Pendemo Ditangkap

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Sabtu, 30 Agu 2025 17:05 WIB
Salah satu pendemo yang luka-luka usai pecahnya kerusuhan saat unjuk rasa di Gedung Negara Grahadi.
Salah satu pendemo yang luka-luka usai pecahnya kerusuhan saat unjuk rasa di Gedung Negara Grahadi. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

LBH Surabaya menyebutkan pihaknya mendapatkan laporan ada puluhan massa pendemo yang diamankan Polrestabes Surabaya. Bantuan hukum yang hendak mereka berikan kepada para pendemo itu sempat ditolak.

Direktur LBH Surabaya Habibus Solihin menyebut, ada 43 pendemo yang ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Surabaya. Habib menyebutkan mereka mengalami luka dan masih ditahan oleh petugas usai aksi unjuk rasa pada Jumat (29/8) malam hingga dini hari.

Menurutnya, daftar para pendemo yang didapatkannya itu berasal dari laporan teman hingga keluarga para pendemo ke LBH Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sejauh ini sudah mendapatkan laporan sebanyak 43 orang mendapatkan kekerasan dan penggeledahan, dan penangkapan secara sewenang-wenang. Laporannya berasal dari teman dan keluarga mereka," kata Habibus kepada detikJatim, Sabtu (30/8/2025).

Habibus menjelaskan saat ini pihaknya bersama tim LBH Surabaya lainnya sedang berada di Polrestabes Surabaya untuk memastikan keberadaan massa aksi yang dilaporkan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, pihaknya sudah mencoba untuk memberikan akses bantuan hukum kepada para pendemo yang diamankan tetapi ditolak.

"Saat ini kami mencoba lagi, untuk detailnya mohon ditunggu ya. beberapa kawan aksi yang dilaporkan kepada kami juga telah dibebaskan," ujarnya.

Habib juga memastikan ada sebagian peserta demo pada Jumat yang mengalami luka-luka. Saat itu juga mereka sudah mendapatkan penanganan medis dan dirawat lebih lanjut.

"Untuk luka berat, semalam kami mendapat aduan peserta aksi yang terkena gas air mata dan bocor kepalanya serta telah ditangani oleh ambulans dari Bonek Disaster Response Team, lokasinya dekat Grand City," tuturnya.




(dpe/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads