Sisa-sisa aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025) masih terasa di berbagai jalan protokol Surabaya. Pantauan detikjatim pada Sabtu (30/8/2025) pagi beberapa ruas jalan masih terlihat porak poranda. Tumpukan puing, pecahan kaca dan coret-coretan di dinding masih terlihat.
Deddy (36) warga Surabaya yang melintas di jalan pemuda mengatakan masih melihat asap kabut tipis. Saat dilewatinya menggunakan sepeda motor, Ia masih merasa perih baik di bagian mata maupun hidung.
"Di beberapa ruas jalan masih ada pecahan kaca. Masih liat coret-coretan juga di jembatan jalan pemuda dan di jalan Basuki Rahmat. Lalu lintas lancar, kendaraan sudah bisa lewat" jelasnya pada detikjatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Di dalam area gedung Grahadi terlihat beberapa kerangka motor yang habis dibakar. Banyak masyarakat yang berkumpul dan mengabadikan bekas-bekas pembakaran dan pengrusakan dengan kamera ponselnya. Beberapa masyarakat terlihat mengenakan baju olahraga dan sepeda.
![]() |
Syam (24), warga surabaya baru mengetahui dampak aksi demonstrasi saat dirinya melewati Jalan Gubernur Suryo. Ia tidak mengikuti aksi semalam kareana masih bekerja
"Parah ya kerusakannya. Tadi saya lihat juga ada rambu yang dicopotin," jelasnya pada detikjatim.
![]() |
Warga Surabaya lainnya Dido (48) mengatakan hal serupa. Saat sedang lewat Ia melihat kerumunan masyarakat di depan Gedung Grahadi. Ia mengetahui jika media sosial sedang diramaikan dengan aksi demonstrasi.
"Saya lihat pagi ini karena semalam tidak bisa turun langsung. Menurut saya ini luapan emosi rakyat" jelasnya.
![]() |
Sementara itu, Zaki (32) seorang pengemudi ojek online menceritakan dirinya mengikuti aksi seribu lilin dan doa bersama di depan Polda Jatim.
"Semalam saya ikut aksi damai 1000 lilin, diterima dengan baik dan dilanjutkan doa bersama," katanya.
(abq/ihc)