704 Rumah di Kota Pasuruan Tak Layak Huni, 300 Dibenahi Tahun Ini

704 Rumah di Kota Pasuruan Tak Layak Huni, 300 Dibenahi Tahun Ini

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 28 Agu 2025 10:20 WIB
Walkot Pasuruan tinjau rumah yang akan direnovasi
Walkot Pasuruan tinjau rumah yang akan direnovasi (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Sebanyak 704 rumah di Kota Pasuruan tidak layak huni. Pemkot Pasuruan akan melakukan renovasi sebanyak 300 rumah tahun ini.

"Saat ini masih ada sekitar 704 rumah tidak layak huni. Tahun ini kita selesaikan 300 unit, sisanya akan kita tuntaskan secara bertahap di tahun berikutnya," kata Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

Mas Adi menegaskan bahwa program Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan salah satu program prioritas pembangunan di Kota Pasuruan. Ia berharap sinergi semua pihak dalam menyukseskannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berharap bantuan ini tepat sasaran dan menjadi stimulus bagi masyarakat untuk membangun hunian yang lebih layak, sehat, dan memiliki sanitasi memadai," jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Akung Novajanto menjelaskan, penyaluran dilakukan secara transparansi dan penuh tanggung jawab. Penerima bantuan sudah melalui verifikasi.

ADVERTISEMENT

Akung menyampaikan, program RTLH tahun 2025 menyedot anggaran Rp 5,25 miliar bersumber dari APBD Kota Pasuruan. Anggaran itu untuk 300 penerima.

"Masing-masing keluarga menerima Rp 17,5 juta, dengan rincian Rp 5,25 juta untuk ongkos tukang dan Rp 12,25 juta untuk material bangunan yang menyasar 300 penerima manfaat yang tersebar di 34 kelurahan dan 4 kecamatan di Kota Pasuruan," terangnya.

Selain bantuan dana, pihaknya juga menyiapkan pendampingan teknis. Pendampingan tersebut bertujuan agar proses renovasi berjalan sesuai aturan serta menghasilkan hunian yang nyaman dan aman bagi masyarakat.




(irb/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads